This Author published in this journals
All Journal Visionist
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Implementasi Aplikasi MySimkari (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Kejaksaan Republik Indonesia) Terhadap Hasil Kinerja Pegawai Pada Kejaksaan Negeri Tanggamus Indah Mayatika Sihaloho; Yoshika Elvera AE
VISIONIST Vol 14, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i2.4910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan aplikasi MySimkari (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Kejaksaan Republik Indonesia) serta pengaruhnya terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Kejaksaan Negeri Tanggamus. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji bagaimana implementasi sistem informasi berbasis digital mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan kepegawaian, mempercepat proses administratif, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dan efisien.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memahami fenomena implementasi aplikasi MySimkari secara menyeluruh dalam konteks organisasi. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive berdasarkan peran dan keterlibatan mereka dalam penggunaan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi MySimkari memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data kepegawaian, mempercepat penyelesaian tugas administratif, serta meningkatkan akurasi dan transparansi informasi. Selain itu, koordinasi antar unit kerja menjadi lebih terintegrasi dan proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan berbasis data. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya pelatihan bagi pegawai, serta adanya ketidaksesuaian antara sistem dengan kondisi operasional di lapangan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa aplikasi MySimkari memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kinerja pegawai melalui digitalisasi sistem kepegawaian. Meskipun demikian, optimalisasi pemanfaatan sistem masih memerlukan perbaikan, terutama pada aspek teknis dan sumber daya manusia. Adapun saran yang dapat diberikan antara lain perlunya peningkatan kualitas infrastruktur teknologi, penyelenggaraan pelatihan secara berkelanjutan bagi pegawai, serta pengembangan sistem yang lebih adaptif terhadap kebutuhan organisasi. Dengan demikian, implementasi MySimkari diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan kinerja pegawai.