Imram Radne Rima Putri
Universitas Alma Ata

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

(SUATU TINJAUAN DARI UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY MODEL Dipia Pebrianti Pebrianti; Tezza Adriansyah Anwar; Artarina Dewi Asri Samoedra; Imram Radne Rima Putri
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2026.9(1).12-28

Abstract

Permasalahan pendaftaran online dialami oleh RSUD dr. Slamet Garut Jawa Barat. Hal ini dilihat dari data pra-survei, google review, dan wawancara dengan pasien rawat jalan yang diwajibkan untuk menggunakan pendaftaran online. Namun, pasien merasakan kurang yakin terhadap penggunaan teknologi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh hasil kajian terkait penggunaan pendaftaran online melalui Mobile JKN apakah pengguna teknologi tersebut menerima, menggunakan, atau bahkan menolak suatu teknologi yang diukur menggunakan model UTAUT. Penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner, wawancara, dan observasi kepada 130 responden. Analisis jalur digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa effort expectancy, facilitating conditions, dan social influence berdampak positif terhadap performance expectancy. Begitu juga dengan self-efficacy dan facilitating conditions berdampak positif terhadap effort expectancy. Namun, pada social influence tidak berdampak terhadap effort expectancy. Begitu pula dengan performance expectancy dan social influence terhadap actual use. Berbeda dengan effort expectancy dan facilitating conditions yang berdampak positif terhadap actual use. Performance expectancy, social influence, dan facilitating conditions berdampak positif terhadap satisfaction. Namun, effort expectancy, actual influence, dan self-efficacy tidak berdampak terhadap satisfaction. Membantu pasien yang mengalami kesulitan dalam menggunakan Mobile JKN untuk pendaftaran dapat dilakukan melalui ketersediaan wifi yang memadai dan staf yang siap membantu. Selanjutnya, promosi yang lebih aktif dilakukan melalui media sosial Rumah Sakit.