Muhammad Riswal
Universitas Aufa Royhan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Digital Marketing Dalam Memberdayakan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Penyandang Disabilitas Di Kota Makassar Chaerizanisazi Chaerizanisazi; Syamsul Rizal MI; Muhammad Riswal; Muhdi Late; Irfandi Irfandi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.83933

Abstract

Strategi pemasaran digital merupakan salah satu program pemberdayaan berbasis daring bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penyandang disabilitas. Melalui penerapan strategi pemasaran digital, diharapkan UMKM penyandang disabilitas dapat lebih mudah memasarkan produknya serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk membahas dan menganalisis pengaruh serta strategi pemasaran digital dalam pemberdayaan UMKM penyandang disabilitas di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital terbukti memberikan pengaruh terhadap pemberdayaan UMKM penyandang disabilitas di Kota Makassar. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan pendapatan UMKM melalui pemasaran pada berbagai platform digital dan marketplace. Selain itu, UMKM penyandang disabilitas menjadi lebih terampil, inovatif, dan kreatif dalam mengembangkan serta mendesain produk. Namun demikian, terdapat beberapa kendala dalam implementasi strategi pemasaran digital, antara lain belum optimalnya layanan digital yang inklusif bagi UMKM disabilitas, keterbatasan keterampilan dalam pengelolaan pemasaran digital, serta kurangnya sarana dan prasarana pendukung seperti modul pembelajaran digital yang inklusif. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Pemerintah Kota Makassar, organisasi penyandang disabilitas, serta pihak terkait lainnya dapat lebih mengoptimalkan layanan digital inklusif bagi seluruh UMKM penyandang disabilitas. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi pemasaran digital juga diharapkan lebih difokuskan pada penerapan teknik pengelolaan input data dan manajemen data produk digital. Selain itu, penyediaan sarana dan prasarana pendukung seperti bahan ajar digital yang inklusif sangat penting bagi penyandang disabilitas. Partisipasi masyarakat serta kelompok non-disabilitas juga diharapkan dapat meningkatkan semangat inklusivitas dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dalam kegiatan kewirausahaan
HUBUNGAN SHIFT KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PERAWAT SHIFT DI RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LA PATARAI DI KABUPATEN BARRU muhammad riswal; Risman Ruslan
JUKI-USY: Jurnal Administasi Kesehatan USY Vol 2 No 1 (2026): JUKI-USY:JURNAL ADMINISTRASI KESEHATAN
Publisher : Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Kelelahan kerja adalah isu yang lazim terjadi di lingkungan profesional dan acap kali dihadapi oleh individu yang bekerja, khususnya dalam sektor layanan kesehatan seperti rumah sakit. Kelelahan dapat secara signifikan memengaruhi kesejahteraan profesional, baik dari aspek fisik maupun psikologis. Lebih lanjut, hal ini dapat berujung pada penurunan efisiensi kerja, peningkatan potensi kekeliruan dalam memberikan layanan, serta risiko kecelakaan kerja. Perawat, sebagai garda terdepan dalam sistem layanan kesehatan yang menerapkan jadwal kerja bergiliran, termasuk giliran malam, memiliki kerentanan yang lebih tinggi terhadap kelelahan kerja. Hal ini disebabkan oleh gangguan ritme sirkadian, tuntutan beban kerja fisik yang berat, dan tekanan psikologis yang intens.Tujuan penelitian : Untuk mengidentifikasi korelasi antara pola kerja bergiliran dan tingkat beban kerja dengan fenomena kelelahan kerja pada perawat yang bertugas di unit rawat inap RSUD La Patarai Kabupaten Barru pada tahun 2025.Teknik pengambilan sampel : Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling, dengan menentukan jumlah responden sebanyak 56 individu dari total populasi 129 perawat yang bertugas di unit rawat inap. Metodologi Riset: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, mengadopsi pendekatan korelasional dengan rancangan cross-sectional. Variabel-variabel dalam studi ini diukur secara serentak pada satu titik waktu. Temuan Riset: Hasil studi ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat korelasi antara jadwal kerja shift dengan tingkat kelelahan kerja (p=0,783). Namun, ditemukan adanya hubungan yang substansial antara kelelahan kerja dengan beban kerja fisik (p=0,000) dan beban kerja mental (p=0,000). Kesimpulan: Beban kerja, baik yang bersifat fisik maupun mental, merupakan faktor prediktif utama terhadap kelelahan kerja, bukan jadwal kerjashift secara independen. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi manajemen rumah sakit untuk menerapkan strategi pengelolaan beban kerja perawat guna mereduksi kelelahan kerja dan mempertahankan standar kualitas pelayanan kepada pasien. Kata kunci: Shift kerja perawat, Beban kerja perawat, Kelelahan kerja (work fatigue), Rumah sakit daerah, Pelayanan rawat inap