Zainal Efendi Hsb
UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SYEKH MUSTHOFA HUSEIN DAN POLITIK PENDIDIKAN ISLAM: ANALISIS DAMPAK TERHADAP PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI TAPANULI SELATAN Lidia Kusmira; Zainal Efendi Hsb
Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/ahsanitaqwim.v3i2.416

Abstract

This study aims to examine the role and contributions of Syekh Musthofa Husein in Islamic education politics and its impact on the development of Islamic education in South Tapanuli. Syekh Musthofa Husein is known as a prominent Islamic scholar who was actively involved not only in religious matters but also in advancing Islamic education through social and political channels. This research uses a qualitative-descriptive approach through literature review and in-depth interviews with key figures and educational institutions influenced by his efforts. The findings reveal that Syekh Musthofa Husein's political approach to Islamic education included the establishment of pesantren-based educational institutions, the strengthening of Islamic curriculum, and advocacy for education policies rooted in Islamic values. His influence is significant, as seen in the growth of Islamic educational institutions in South Tapanuli, increased community participation in religious education, and the emergence of a generation of Muslim intellectuals grounded in local traditions and Islamic teachings. This study highlights the crucial role of Islamic scholars in shaping contextual and sustainable Islamic education policies.
DINAMIKA POLITIK PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF SEJARAH DAN KONSTITUSI INDONESIA Reyhan Hidayat; Zainal Efendi Hsb
Al-Muhajirin: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): EDISI JULI-DESEMBER 2025
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/jc8fgm82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika politik pendidikan Islam dalam perspektif sejarah dan konstitusi Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif-analitis, penelitian ini mengkaji dokumen-dokumen historis, teks hukum, serta literatur akademik yang relevan untuk memahami bagaimana pendidikan Islam berkembang dalam konteks politik dan regulasi negara. Data dianalisis secara historis-kritis dan normatif-yuridis guna mengidentifikasi perubahan kebijakan dan sikap politik terhadap pendidikan Islam dari masa kolonial hingga era reformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam mengalami berbagai tantangan dan transformasi yang signifikan. Pada masa kolonial, pendidikan Islam terbatas pada pesantren dan madrasah tradisional dengan ruang gerak yang dikontrol ketat oleh pemerintah kolonial. Awal kemerdekaan menghadirkan ambiguitas konstitusional akibat penghapusan frasa kewajiban menjalankan syariat Islam dalam UUD 1945. Pada era Orde Lama dan Orde Baru, pendidikan Islam mulai diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan nasional, meskipun masih menghadapi ketimpangan dalam pengakuan dan sumber daya dibandingkan dengan pendidikan umum. Masa Reformasi membawa pengakuan formal yang lebih kuat melalui UU No. 20 Tahun 2003, tetapi ketimpangan kualitas dan pendanaan masih menjadi kendala utama. Dari sisi konstitusional, meskipun UUD 1945 menjamin hak atas pendidikan dan kebebasan beragama, implementasi kebijakan pendidikan Islam kerap dipengaruhi oleh kepentingan politik dan ideologi yang menyebabkan inkonsistensi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa posisi pendidikan Islam dalam sistem pendidikan nasional Indonesia merupakan hasil dari interaksi kompleks antara kekuasaan politik, norma hukum, dan dinamika sosial budaya. Penguatan legal dan politik sangat diperlukan agar pendidikan Islam dapat berkembang optimal dan berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan nasional.