Lailatul Musyarofah
Universitas PGRI Delta, Sidoarjo, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MOBILE GAMIFIED CHUNKING STRATEGY TO IMPROVE EFL STUDENTS' SPEAKING ACCURACY: CLASSROOM ACTION RESEARCH Achmad Rahman Iswanto; Lailatul Musyarofah
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v6i1.10280

Abstract

ABSTRACT Speaking accuracy remains a major challenge in Indonesian EFL classrooms due to limited opportunities for oral practice, teacher-centered instruction, and high levels of speaking anxiety among students. These conditions often result in low lexical control, frequent grammatical errors, and limited fluency. This study aimed to investigate the effectiveness of the Mobile Gamified Chunking Strategy (MGCS) in improving the speaking accuracy of eleventh-grade students at SMA Negeri 2 Sampang, East Java, Indonesia.  This study employed a Classroom Action Research design conducted in two cycles involving 30 students during the 2025/2026 academic year. MGCS integrated lexical chunking instruction, gamified learning activities using Wordwall, and mobile-assisted speaking practice through WhatsApp Voice Typing. Data were collected through speaking tests administered as a pre-test, post-test I, and post-test II, and were analyzed descriptively.  The results revealed a substantial improvement in students’ speaking accuracy. The total mean score increased from 15.5 in the pre-test to 23.6 in post-test II, representing an overall improvement of 52.3%. Improvements were observed across all components of speaking accuracy, including grammatical accuracy (59.6%), lexical accuracy (79.1%), and fluency (61.8%). Cycle I resulted in a 29.7% improvement, while Cycle II contributed an additional 17.4% improvement.  In conclusion, MGCS proved to be an effective, low-cost, and contextually relevant instructional strategy for improving EFL students’ speaking accuracy in Indonesian secondary school settings. ABSTRAK Akurasi berbicara masih menjadi tantangan utama di kelas-kelas Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) di Indonesia akibat terbatasnya kesempatan untuk berlatih berbicara, metode pengajaran yang berpusat pada guru, serta tingginya tingkat kecemasan berbicara di kalangan siswa. Kondisi-kondisi ini sering kali mengakibatkan rendahnya penguasaan kosakata, seringnya kesalahan tata bahasa, dan keterbatasan kefasihan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas Strategi Chunking Berbasis Permainan Seluler (MGCS) dalam meningkatkan akurasi berbicara siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Sampang, Jawa Timur, Indonesia.  Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 30 siswa selama tahun ajaran 2025/2026. MGCS mengintegrasikan pengajaran lexical chunking, kegiatan pembelajaran gamifikasi menggunakan Wordwall, dan latihan berbicara berbantuan perangkat seluler melalui WhatsApp Voice Typing. Data dikumpulkan melalui tes berbicara yang dilaksanakan sebagai pra-tes, pasca-tes I, dan pasca-tes II, serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam akurasi berbicara siswa. Skor rata-rata total meningkat dari 15,5 pada pra-tes menjadi 23,6 pada pasca-tes II, yang menunjukkan peningkatan keseluruhan sebesar 52,3%. Peningkatan diamati pada semua komponen akurasi berbicara, termasuk akurasi tata bahasa (59,6%), akurasi kosakata (79,1%), dan kelancaran (61,8%). Siklus I menghasilkan peningkatan sebesar 29,7%, sedangkan Siklus II memberikan peningkatan tambahan sebesar 17,4%.  Kesimpulannya, MGCS terbukti menjadi strategi pengajaran yang efektif, berbiaya rendah, dan relevan secara kontekstual untuk meningkatkan akurasi berbicara siswa EFL di lingkungan sekolah menengah Indonesia.
ENHANCING EFL READING COMPREHENSION THROUGH CHUNKING STRATEGIES: CLASSROOM RESEARCH IN VOCATIONAL EDUCATION Nurul Aminatus Zuhriya; Lailatul Musyarofah
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9989

Abstract

ABSTRACT Indonesian vocational EFL students still have problems understanding reading materials. Students tend to base their understanding on word analysis and translation, which hinders their ability to read texts as a whole. This problem is particularly critical as students need to understand instructional and procedural texts for their work. This study aimed to apply the chunking strategy to improve students' reading comprehension in vocational EFL classes. Using the CAR method, which focuses on a group of vocational high school students, this study was conducted in a single cycle comprising four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Reading comprehension tests, classroom observations, and student reflection notes were used as data collection instruments. A significant improvement in students' reading comprehension, as evidenced by higher test scores, increased reading fluency, and changes in the reading process, which initially involved only looking at groups of words or phrases to construct meaning. Classroom observations showed an improvement in students' participation and confidence. Some students did not show their improvement, but their scores did not decline either. This condition shows that the strategy was quite effective in teaching them. The study was terminated at the end of cycle I because the teaching objectives had been achieved. This study provides practical evidence of the effectiveness and feasibility of the chunking strategy in improving reading comprehension in a vocational school setting. ABSTRAK Siswa EFL di sekolah kejuruan Indonesia masih mengalami kesulitan dalam memahami bahan bacaan. Siswa cenderung mendasarkan pemahaman mereka pada analisis kata dan terjemahan, yang menghambat kemampuan mereka untuk membaca teks secara menyeluruh. Masalah ini sangat kritis karena siswa perlu memahami teks instruksional dan prosedural untuk keperluan pekerjaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan strategi chunking guna meningkatkan pemahaman membaca siswa di kelas EFL sekolah kejuruan. Dengan menggunakan metode CAR, yang berfokus pada sekelompok siswa sekolah menengah kejuruan, penelitian ini dilakukan dalam satu siklus yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Tes pemahaman bacaan, pengamatan kelas, dan catatan refleksi siswa digunakan sebagai instrumen pengumpulan data. Terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman bacaan siswa, yang dibuktikan dengan nilai tes yang lebih tinggi, peningkatan kelancaran membaca, dan perubahan dalam proses membaca, yang awalnya hanya melibatkan melihat kelompok kata atau frasa untuk membangun makna. Pengamatan kelas menunjukkan peningkatan partisipasi dan kepercayaan diri siswa. Beberapa siswa tidak menunjukkan peningkatan, namun skor mereka juga tidak menurun. Kondisi ini menunjukkan bahwa strategi tersebut cukup efektif dalam mengajar mereka. Penelitian ini dihentikan pada akhir siklus I karena tujuan pembelajaran telah tercapai. Penelitian ini memberikan bukti praktis mengenai efektivitas dan kelayakan strategi chunking dalam meningkatkan pemahaman bacaan di lingkungan sekolah kejuruan.