Salahuddin Salahuddin
Manjemen Pendidikan Islam, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam: Sistem Pendidikan Surau, Pondok Pesantren Salafiyah, dan Rumah Pengajian Hayati Hayati; Jamrizal Jamrizal; Salahuddin Salahuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah perkembangan serta peran tiga institusi pendidikan Islam tradisional di Indonesia, yaitu surau, pondok pesantren salafiyah, dan rumah pengajian. Fokus kajian meliputi transformasi fungsi, karakteristik sistem pembelajaran, serta kontribusinya dalam membentuk tradisi keilmuan dan moral masyarakat Islam di Nusantara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap berbagai sumber literatur yang relevan seperti buku, jurnal, dan karya ilmiah terkait sejarah pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa surau di Minangkabau mengalami transformasi dari lembaga adat menjadi pusat pendidikan dan sosial keagamaan yang berbasis komunitas. Pondok pesantren salafiyah di Jawa mempertahankan tradisi keilmuan klasik melalui sistem pengajaran kitab kuning dengan metode sorogan dan bandongan, serta membentuk subkultur pendidikan yang mandiri. Sementara itu, rumah pengajian berperan sebagai lembaga pendidikan dasar nonformal yang menjadi fondasi literasi Al-Qur’an dan pembentukan karakter sejak usia dini. Kesimpulannya, ketiga institusi tersebut merupakan pilar utama pendidikan Islam tradisional di Indonesia yang saling melengkapi dalam membangun sistem pendidikan yang holistik. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi, eksistensi mereka tetap relevan karena mampu mengintegrasikan nilai keilmuan, spiritualitas, dan budaya lokal dalam proses pendidikan masyarakat.