Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dan re-evaluasi terhadap pemilihan material pada tray kolom distilasi dalam proses pemurnian α-terpineol dari terpentin berdasarkan studi literatur. Jurnal utama yang dianalisis menggunakan material carbon steel SA-167 grade 10 type 310 dengan pertimbangan kekuatan mekanik, ketahanan korosi, dan aspek ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan membandingkan material tersebut terhadap alternatif yang umum digunakan, yaitu stainless steel 304 dan stainless steel 316, berdasarkan kriteria teknis, ekonomi, operasional, dan keselamatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa material yang digunakan dalam jurnal utama telah memenuhi kebutuhan dasar, namun belum sepenuhnya optimal jika ditinjau dari perspektif rekayasa modern, terutama dalam aspek ketahanan korosi spesifik dan efisiensi penggunaan material. Re-evaluasi menunjukkan bahwa stainless steel 304 dapat menjadi alternatif yang lebih ekonomis untuk kondisi operasi yang tidak terlalu korosif, sedangkan stainless steel 316 memberikan performa terbaik dalam hal ketahanan korosi dan keandalan jangka panjang. Selain itu, analisis risiko menunjukkan bahwa pemilihan material yang tidak tepat dapat menyebabkan kegagalan seperti korosi, fouling, dan kerusakan mekanik yang berdampak pada efisiensi proses dan keselamatan operasi. Oleh karena itu, pemilihan material pada tray distilasi harus dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan kondisi operasi, sifat material, serta risiko jangka panjang guna menghasilkan desain yang efisien dan berkelanjutan.