Mega Kristina Purba
Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tantangan Guru dalam Implementasi Personalisasi Materi Bahasa Indonesia bagi Siswa Tunagrahita di SLB Melati Aisyiyah Revayani Sagala; Mega Kristina Purba; Ester Enjelysa Panggabean; Tri Lande
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38673

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan personalisasi materi Bahasa Indonesia bagi siswa tunagrahita di SLB Melati Aisyiyah. Siswa tunagrahita memiliki keterbatasan intelektual, kemampuan memahami informasi, serta daya konsentrasi yang berbeda-beda sehingga membutuhkan penyesuaian materi pembelajaran yang adaptif dan sesuai dengan kebutuhan individual siswa. Dalam praktiknya, guru mengalami kesulitan dalam menyederhanakan materi, memilih metode pembelajaran yang tepat, menyediakan media pembelajaran adaptif, serta mengelola pembelajaran bagi siswa dengan kemampuan yang beragam dalam satu kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan guru dalam implementasi personalisasi materi Bahasa Indonesia bagi siswa tunagrahita di SLB Melati Aisyiyah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi tantangan dalam menyesuaikan materi dengan kemampuan siswa, mempertahankan fokus belajar siswa, menyediakan media pembelajaran visual, serta memberikan pendampingan individual secara optimal. Selain itu, keterbatasan waktu pembelajaran dan kurangnya dukungan orang tua juga memengaruhi efektivitas personalisasi materi. Meskipun demikian, guru tetap berupaya menciptakan pembelajaran yang adaptif melalui penggunaan media visual, pengulangan materi, praktik langsung, dan pendekatan emosional agar kemampuan literasi dan komunikasi siswa tunagrahita dapat berkembang secara optimal.