Wahyu Gusnanda Siburian
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Strategi Guru dalam Mengelola Kelas untuk Menciptakan Lingkungan Belajar yang Kondusif di SDN 105290 Desa Kolam Stevy Amelia Manurung; Enjel Fanita Sihombing; Wahyu Gusnanda Siburian; Nazwa Azzahra; Flora Estetika Putri Br Ketaren; Khairunnisa Khairunnisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengelola kelas guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di SD Negeri 105290 Desa Kolam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari dua guru sekolah dasar, yaitu guru kelas III dan kelas IV. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kelas telah diterapkan secara efektif melalui lima aspek utama, yaitu perencanaan dan penerapan aturan kelas, rutinitas dan disiplin positif, strategi pengelolaan perilaku siswa, pemanfaatan sumber daya dan lingkungan belajar, serta penerapan standar manajemen kelas. Keterlibatan siswa dalam penyusunan aturan kelas terbukti meningkatkan kepatuhan dan tanggung jawab siswa. Selain itu, penggunaan strategi pengelolaan perilaku yang adaptif, seperti pendekatan nonverbal dan pemberian tugas konstruktif, efektif dalam menjaga stabilitas kelas tanpa menghambat partisipasi siswa. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan manajemen kelas dipengaruhi oleh sinergi antara kompetensi guru, keterlibatan siswa, serta dukungan kebijakan sekolah. Dengan demikian, strategi yang diterapkan dapat dikategorikan sebagai best practice dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di sekolah dasar.