Mohamad Muspawi
Administrasi Pendidikan, Universitas Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Rekrutmen, Seleksi dan Penempatan Pegawai Pada Lembaga Pendidikan dalam Meningkatkan Kinerja Afivah Najwa Asyadila; Mohamad Muspawi; Fitri Aulia Bahri; Raina Aufa Rafiqi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39100

Abstract

Eksistensi sumber daya manusia memegang peranan krusial sebagai penentu kemajuan sebuah institusi instruksional. Tata kelola SDM yang akurat, terutama pada fase penjaringan, penyaringan, hingga penugasan pegawai, berdampak signifikan terhadap optimalisasi performa guru maupun staf administrasi. Atas dasar itu, institusi pendidikan wajib mengimplementasikan manajemen kepegawaian yang terprogram demi mencetak SDM unggul yang sanggup mendorong realisasi visi pendidikan. Studi ini diproyeksikan untuk menganalisis kontribusi pengelolaan rekrutmen, seleksi, dan alokasi kerja staf dalam memacu produktivitas di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa manajemen sumber daya manusia, khususnya dalam proses rekrutmen, seleksi, serta penempatan pegawai, berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kinerja lembaga pendidikan. Proses analisis dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi sumber literatur yang relevan, pemilihan artikel sesuai topik penelitian, evaluasi isi artikel, hingga sintesis berbagai temuan yang ada. Tahapan tersebut membantu peneliti memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai keterkaitan antara manajemen sumber daya manusia dan kinerja organisasi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses rekrutmen yang dilaksanakan secara terstruktur dan transparan dapat membantu lembaga memperoleh tenaga kerja yang kompeten di bidangnya. Selain itu, proses seleksi yang dilakukan secara objektif dan profesional mampu menghasilkan tenaga pendidik yang sesuai dengan kebutuhan lembaga. Penempatan pegawai yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan keahlian juga terbukti dapat meningkatkan efektivitas kerja serta kualitas kinerja tenaga pendidik. Penerapan manajemen rekrutmen, seleksi, dan penempatan pegawai yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja pegawai sekaligus mutu pendidikan di lembaga tersebut.
Hubungan Kepemimpinan, Motivasi Kerja, dan Kesiapan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Sinta Ramadani; Mohamad Muspawi; Putri Alma Valensya; Puti Intan Mailisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40192

Abstract

Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi, termasuk organisasi Pendidikan. Tinggi rendahnya kinerja pegawai dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berkaitan, baik yang bersumber dari individu maupun dari lingkungan organisasi. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai, khususnya kepemimpinan, motivasi kerja, dan kesiapan kerja. Metode penulisan yang digunakan Adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan manajemen sumber daya manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif mampu mengarahkan dan memotivasi pegawai untuk bekerja secara optimal. Selain itu, motivasi kerja, baik yang bersifat internal maupun eksternal, berperan sebagai pendorong utama dalam meningkatkan semangat dan produktivitas kerja. Kesiapan kerja yang meliputi keterampilan, pengetahuan, pemahaman, serta atribut kepribadian juga menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas secara efektif. Dengan pengelolaan kepemimpinan, motivasi, dan kesiapan kerja yang baik, kinerja pegawai dapat ditingkatkan secara optimal sehingga tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif dan efisien.