Dea Artika Sari Dewi
Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce dalam Puisi Sajak Matahari Karya W.S. Rendra Dea Artika Sari Dewi; Nabila Zahwa Triadi; Nabillah Adinda; Mhd. Isman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanda semiotika berupa ikon, indeks, dan simbol dalam puisi Sajak Matahari karya W.S. Rendra menggunakan teori Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis kajian pustaka. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan bait puisi yang mengandung unsur ikon, indeks, dan simbol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kajian pustaka dengan cara membaca, mencatat, dan mengelompokkan data sesuai teori semiotika Charles Sanders Peirce. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dengan mengidentifikasi tanda-tanda semiotika dalam puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi Sajak Matahari mengandung ikon seperti “pelangi”, “cahaya matahari”, dan “bara” yang menggambarkan harapan dan semangat perjuangan. Selain itu, ditemukan indeks seperti “lumpur”, “mata menyala”, dan “membakar dunia” yang menunjukkan penderitaan dan perlawanan sosial. Simbol dalam puisi ini ditunjukkan melalui kata “matahari”, “wanita miskin”, “tuan tanah”, dan “cakra jingga” yang melambangkan harapan, kekuasaan, penderitaan, dan perjuangan rakyat kecil.
Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Penggunaan Istilah ‘Healing’ di Kalangan Generasi Z Nabillah Adinda; Dea Artika Sari Dewi; Nabila Zahwa Triadi; Charles Butar Butar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39570

Abstract

Penelitian ini membahas analisis kesalahan berbahasa pada penggunaan istilah healing di kalangan Generasi Z. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan istilah healing, perubahan makna yang terjadi, serta dampaknya terhadap penggunaan Bahasa Indonesia dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan dan tulisan yang mengandung istilah healing pada media sosial dan percakapan sehari-hari Generasi Z. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui identifikasi, klasifikasi, analisis makna, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah healing mengalami perubahan makna dari arti sebenarnya dalam bahasa Inggris, yaitu proses penyembuhan fisik maupun mental, menjadi kegiatan rekreasi, hiburan, jalan-jalan, atau aktivitas relaksasi untuk mengurangi stres dan rasa penat. Penggunaan istilah tersebut juga menunjukkan adanya campur kode antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam komunikasi Generasi Z. Selain memberikan dampak positif berupa kreativitas bahasa dan perkembangan komunikasi digital, penggunaan istilah healing secara berlebihan dapat memengaruhi penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara penggunaan bahasa populer dan pelestarian Bahasa Indonesia agar identitas bahasa nasional tetap terjaga.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerpen: Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) pada Siswa Kelas IX-1 SMP Istiqlal Delitua Tahun Ajaran 2025/2026 Nabila Zahwa Triadi; Nabillah Adinda; Dea Artika Sari Dewi; Mhd. Isman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerpen melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas IX-1 SMP Istiqlal Delitua Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menentukan tema, mengembangkan alur, memahami unsur intrinsik, serta penggunaan PUEBI dalam menulis cerpen. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa. Nilai rata-rata siswa pada prasiklus sebesar 71 dengan ketuntasan klasikal 43%, meningkat pada siklus I menjadi 79 dengan ketuntasan 71%, dan pada siklus II menjadi 82 dengan ketuntasan 86%. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan percaya diri dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model Problem Based Learning (PBL) efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa.