Muh. Arlis
Komunikasi dan Penyiaran Islam, Institut Agama Islam Negeri Bone

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Psikologi Humanistik dalam Pesantren Ramah Santri: Studi Kasus di Pondok Pesantren MBS Yogyakarta Muhammad Firdaus; Muh. Arlis; Qudratullah Qudratullah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39263

Abstract

Tulisan ini mengulas penerapan psikologi humanistik dalam konteks pendidikan di pesantren yang mengedepankan kenyamanan dan penghargaan terhadap santri. Psikologi humanistik menekankan pentingnya memandang manusia secara menyeluruh serta menghargai keunikan setiap individu, sekaligus mendorong proses aktualisasi diri. Pendekatan ini menjadi solusi alternatif yang lebih bersifat humanis dan inklusif karena tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, melainkan juga perkembangan emosional, sosial, dan spiritual peserta didik. Dalam sebuah studi kasus di pondok pesantren, ditemukan bahwa penerapan konsep psikologi humanistik dapat meningkatkan motivasi belajar sekaligus kesejahteraan mental para santri. Beberapa praktik yang dijalankan meliputi cara pengajaran yang terbuka tanpa sikap otoriter, metode pembelajaran kooperatif yang memungkinkan santri saling mendukung dan berkolaborasi, serta pembelajaran yang mendorong siswa agar lebih mandiri dalam mengatur proses belajarnya sendiri. Selain itu, model pengajaran yang berfokus pada kebutuhan dan potensi unik masing-masing santri membuat mereka merasa lebih dihargai dan termotivasi secara intrinsik. Dengan metode seperti ini, pesantren tidak hanya menjadi tempat untuk mempelajari agama, namun juga menjadi lingkungan yang mengembangkan potensi positif santri dalam berbagai aspek kehidupan. Model pesantren ramah santri yang mengadopsi psikologi humanistik ini membuktikan bahwa pendidikan Islam modern dapat selaras dengan penghormatan terhadap perkembangan pribadi secara holistik, mencakup aspek mental, emosional, dan spiritual. Pendekatan humanis dan inklusif ini menjadi fondasi penting untuk menciptakan suasana belajar yang mendukung dan mengoptimalkan pertumbuhan pribadi santri Psikologi humanistik dalam konteks pendidikan pesantren ramah santri juga memberikan ruang bagi pengembangan karakter yang kuat dan sikap empati antar sesama santri. Pendekatan ini menekankan bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berkembang secara optimal apabila mendapatkan dukungan yang tepat dari lingkungan sekitarnya.