Gissa Poala
Pendidikan Bahasa Jerman, Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Komputasional Korpus Teks Pembelajar untuk Memetakan Pola Kesalahan Gramatika Bahasa Jerman Mahasiswa Indonesia Tresia Simangunsong; Michela Michela; Shayka Annisa Idris; Gissa Poala
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39558

Abstract

Penguasaan tata bahasa (Grammatik) dalam bahasa Jerman sebagai bahasa asing memberikan tantangan besar bagi mahasiswa Indonesia karena adanya perbedaan struktur dan tipologis yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola kesalahan gramatika yang dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman menggunakan pendekatan komputasi linguistik berbasis korpus teks pembelajar (learner corpus) digital. Data penelitian ini bermula dari analisis teks karangan (Aufsatz) mahasiswa tingkat intermediar yang dikompilasi menjadi sebuah korpus digital khusus. Analisis data dilakukan secara komputasional menggunakan perangkat lunak corpus-linguistic tool (AntConc 4.x) yang diintegrasikan dengan pustaka Natural Language Processing (NLP) untuk mengidentifikasi frekuensi kesalahan, concordance, dan kata kunci dalam konteks (Key Word in Context/KWIC) secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan paling dominan terjadi pada aspek deklinasi nomina dan adjektiva (Kasusflexion), keselarasan subjek-verba (Kongruenz), serta posisi verba dalam anak kalimat (Nebensatz). Pendekatan komputasional ini terbukti sangat efektif dalam memberikan pemetaan kesalahan secara presisi dan masif. Implikasi penelitian memberikan dasar empiris bagi pengajar untuk merancang intervensi pedagogis yang tepat sasaran, evaluasi kurikulum, serta penerapan strategi pembelajaran berbasis data (data-driven learning) pada pengajaran tata bahasa Jerman.