Lasmaida Simbolon
PPKn, Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Penggunaan Chatgpt terhadap Orisinalitas Pada Mahasiswa sebagai Indikator Integritas dan Etika Kewarganegaraan di Era Digital Reva Oktavia Br Simanjuntak; Tresa R.K. Pasaribu; Rini Santia Limbong; Inriyani Pandiangan; Lasmaida Simbolon; Nadra Amalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39645

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan ChatGPT terhadap orisinalitas karya akademik mahasiswa sebagai indikator integritas dan etika kewarganegaraan di era digital. Penelitian dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Angkatan 2024, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terbuka yang disebarkan secara daring kepada 20 responden. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memanfaatkan ChatGPT sebagai alat bantu untuk memahami materi, mencari ide, dan mempercepat penyelesaian tugas, namun tidak menjadikannya sebagai sumber utama. Sebagian besar mahasiswa tetap memprioritaskan buku, jurnal, dan artikel ilmiah sebagai referensi yang lebih valid. Penggunaan ChatGPT memberikan dampak positif berupa peningkatan efisiensi belajar dan pengembangan ide, namun juga menimbulkan dampak negatif seperti ketergantungan teknologi, penurunan kemampuan berpikir kritis, dan risiko plagiarisme apabila digunakan tanpa proses parafrase dan analisis ulang. Mayoritas mahasiswa menyadari pentingnya menjaga keaslian karya akademik dan menggunakan ChatGPT secara bijak sesuai etika akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan ChatGPT yang bertanggung jawab, disertai kesadaran etika digital dan kemampuan berpikir kritis, dapat mendukung produktivitas akademik tanpa mengurangi integritas mahasiswa.