Kresencia Yolanda Andreas
Universitas Esa Unggul

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Impulsive Buying, Financial Stress, dan Literasi Keuangan Terhadap Personal Financial Wellness: Peran Moderasi Gender Kresencia Yolanda Andreas; Menik Indrati
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 18 No. 1 (2026): February
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v18i1.1462

Abstract

Personal financial wellness menjadi isu yang se­ma­kin penting di era digital seiring meningkatnya kom­ple­k­sitas pengelolaan keuangan individu. Perilaku konsumtif yang tidak terkontrol, tekanan keuangan, serta tingkat literasi keuangan yang berbeda-beda berpotensi meme­ngaruhi kondisi kesejahteraan keuangan personal. Peneli­tian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh impulsive buying, financial stress, dan literasi keuangan terhadap personal financial wellness, serta menguji peran gender sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 158 responden berusia 22–45 tahun yang telah bekerja dan berdomisili di Jakarta dan Bekasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Mode­ling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak Smart­PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa impulsive buying dan financial stress berpengaruh negatif terhadap personal financial wellness, sedangkan literasi keuangan berpenga­ruh positif terhadap personal financial wellness. Namun, gender tidak terbukti memo­derasi hubungan antara impul­sive buying, financial stress, dan literasi keuangan terhadap personal financial wellness. Penelitian ini menyarankan pentingnya pengendalian perilaku konsumtif, pengelolaan tekanan keuangan, serta peningkatan literasi keuangan seba­gai upaya meningkatkan kesejahteraan keuangan personal, serta diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian behavioral finance dan kon­tribusi praktis bagi individu maupun pemangku kepen­tingan.