Ja’far Siddik
Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM KURIKULUM PESANTREN: STUDI KUALITATIF DI PONDOK PESANTREN RAUDLATUL FIRDAUS Ja’far Siddik
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v5i1.1831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam kurikulum pesantren dengan fokus pada internalisasi enam dimensi utama, yaitu beriman dan bertakwa, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif di Pondok Pesantren Raudlatul Firdaus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami fenomena secara mendalam dan kontekstual. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas yang dijaga melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Profil Pelajar Pancasila berlangsung secara holistik melalui sinergi antara kurikulum formal, hidden curriculum, dan experiential learning, di mana nilai-nilai karakter diinternalisasikan tidak hanya melalui pembelajaran kognitif tetapi juga melalui praktik kehidupan sehari-hari santri, seperti kajian kitab kuning, pembiasaan ibadah, kegiatan gotong royong, serta interaksi sosial dalam lingkungan asrama. Dimensi religiusitas menjadi fondasi utama yang memperkuat dimensi lainnya, sementara nilai kemandirian, toleransi, dan berpikir kritis berkembang melalui budaya pesantren yang kolektif dan kontekstual. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya tantangan berupa belum optimalnya sistem evaluasi karakter serta perbedaan latar belakang santri yang mempengaruhi proses internalisasi nilai. Novelty penelitian ini terletak pada penekanan peran budaya pesantren dan hidden curriculum sebagai basis utama integrasi nilai, sehingga menawarkan model pendidikan karakter yang integratif dan berkelanjutan dalam konteks pendidikan Islam.