Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Effectiveness of Travel Administration Management in Meeting the Requirements for Organizing Hajj and Umrah in Improving Congregation Services Putri Dian Antika; Jauharotina Alfadhilah
Kawakib: Journal of Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 3 (2026)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/kawakib.v2i3.41

Abstract

The effectiveness of travel administrative management serves as the main factor in the requirements for organizing Hajj and Umrah, which has an impact on improving pilgrim services. This effectiveness is realized through three integrated service dimensions: first, administrative services; second, pilgrim guidance; and third, pilgrim direction. The study examines the organizational requirements for worship and their contribution to improving pilgrim services. The method used is library research with a descriptive qualitative approach. Data were collected from various literature sources, including books, journals, and regulations related to the organization of Hajj and Umrah in Indonesia. The effectiveness of Hajj and Umrah travel administrative management encompasses three interrelated main dimensions. Pilgrim direction as an operational-situational dimension includes the provision of health protocols, local Saudi Arabian regulations, and emergency response procedures. The effectiveness of direction depends on the accuracy of documentation of pilgrim participation and the optimization of multimodal media (print, interactive digital, and communication groups). The strategy includes a digital platform-based management system that connects administrative service data, guidance, and direction. This system enables real-time monitoring of pilgrim compliance and periodic evaluation. This study concludes that the success of travel administrative management is an absolute prerequisite for the comprehensive improvement of pilgrim services.
Analisis Gaya Kepemimpinan Owner dalam Pelayanan Jamaah Umrah pada Raiyan Travel Indonesia Tri Noviani Agustina; Jauharotina Alfadhilah
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pada biro perjalanan umrah menuntut adanya kepemimpinan yang efektif dalam pengelolaan organisasi. Kepemimpinan yang baik berperan penting dalam membangun sistem pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan owner dalam pengelolaan pelayanan jamaah umrah pada PT Raiyan Travel Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan utama adalah owner perusahaan. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pola kepemimpinan dan sistem pelayanan yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan bersifat adaptif dan partisipatif, ditandai dengan komunikasi efektif, keteladanan, serta keterlibatan dalam pengambilan keputusan. Pengelolaan pelayanan dilakukan secara terstruktur dari perencanaan hingga evaluasi dengan fokus pada kualitas layanan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pelayanan jamaah dipengaruhi oleh sinergi antara kepemimpinan, sistem pelayanan, dan strategi berbasis kepercayaan.
Reinterpretation of God: Islamic Kalam Thought in the Era of Global Multiculturalism Jauharotina Alfadhilah; Euis Faridah; Hasan Akbar Fathullah
Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora Vol. 11 No. 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUAH) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/islamikainside.v11i2.302

Abstract

God is a transcendent reality that has long been the central object of metaphysical and theological inquiry. In the Islamic intellectual tradition, particularly within the discipline of kalam, the discourse on God has produced diverse interpretations regarding His essence, attributes, and existence. In the contemporary era of global multiculturalismcharacterized by plural traditions, worldviews, and intercultural encounters the question of how kalam thought about God remains relevant and requires renewed interpretation. The purpose of this study is to reinterpret the concept of God in Islamic kalam thought and to explore its relevance for fostering tolerance, intercultural dialogue, and religious coexistence in the context of global multiculturalism. To achieve this, the research employs a qualitative method with a theoretical-hermeneutical approach, focusing on textual analysis and interpretative reflection on classical and modern kalam discourses. The findings indicate that, according to kalam thought, God is One, possesses both essence (dhat) and attributes (sifat), exists necessarily by Himself, and His existence is independent of human acknowledgment. The plurality of views concerning God within Islamic theology and among world religions should not be regarded as a weakness, but rather as an opportunity to nurture tolerance and mutual respect. In this sense, the reinterpretation of God through kalam thought contributes not only to strengthening rational faith but also to building bridges of dialogue in today’s pluralistic and multicultural society.
ISLAM SEBAGAI AGAMA DAKWAH DAN DINAMIKA KEBERAGAMAN MASYARAKAT NAHDLIYIN DI TUBAN Titah Nur Auliya; Jauharotina Alfadhilah
El-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol. 24 No. 15, Januari (2026): El-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi
Publisher : STAI DI AL-HIKMAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine Islam as a religion of da’wah within the dynamics of diversity among Nahdliyin communities in Tuban. Islam, as a religion of da’wah, plays a significant role in fostering harmonious social life through the values of tolerance, moderation, and inclusivity. Thus, the research employs a qualitative, descriptive approach, using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The findings reveal that da’wah practices among Nahdliyin communities in Tuban are predominantly cultural and adaptive to local traditions, such as tahlilan, yasinan, and religious gatherings. The da’wah carried out by kyais and religious leaders emphasizes a humanistic and moderate approach, which effectively maintains social harmony within a diverse society. However, social dynamics such as modernization, technological advancement, and the emergence of extreme religious ideologies pose significant challenges to da’wah practices. Therefore, contextual, inclusive, and culturally grounded da’wah strategies that reflect ASWAJA values are necessary to remain relevant in contemporary society. This study concludes that Islam as a religion of da’wah contributes significantly to maintaining social harmony amid the diversity of Nahdliyin communities in Tuban.
Etika Bisnis Islam pada Manajemen Travel Haji dan Umrah di Raiyan Travel Indonesia Dwi Aurillia Putri; Jauharotina Alfadhilah
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan etika bisnis Islam dalam menjaga amanah pada manajemen travel haji dan umrah di Raiyan Travel Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik Raiyan Travel Indonesia serta data sekunder dari berbagai literatur terkait. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika bisnis Islam diterapkan melalui prinsip niat yang baik, kejujuran, amanah, dan tanggung jawab. Implementasi prinsip tersebut tercermin dalam sistem manajemen yang terstruktur, pengelolaan keuangan yang transparan, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah. Tantangan yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman sebagian jamaah dan pentingnya menjaga integritas pelaku usaha. Penelitian menyimpulkan bahwa etika bisnis Islam berperan penting dalam menjaga kepercayaan jamaah dan mendukung keberlanjutan usaha travel haji dan umrah.