Denny Chrisna Putra
Institut seni indonesia Bali

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HYBRID DOCUMENTARY SEBAGAI ARSIP MEMORI KOLEKTIF: STUDI KASUS PRODUKSI BALIWERTI BARA DI TANAH GADUNGAN Denny Chrisna Putra
Sense: Journal of Film and Television Studies Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/sense.v9i1.18036

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada penciptaan film dokumenter sejarah berjudul Baliwerti: Bara di Tanah Gadungan. Karya ini diproduksi sebagai upaya pelestarian memori kolektif masyarakat Desa Gadungan, Tabanan, Bali, yang hingga kini tidak memiliki arsip tertulis maupun dokumentasi visual mengenai sejarah perjuangan desanya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pendekatan dokumenter hybrid dapat digunakan untuk mentransformasikan sejarah lisan menjadi arsip audiovisual yang kredibel, partisipatif, dan etis. Metodologi yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan oral history, etnografi visual, dan observasi partisipatif. Proses produksi menerapkan gaya dokumenter hybrid yang mengombinasikan pendekatan observasional, performatif, dan eksperimental untuk menghadirkan pengalaman sinematik yang reflektif. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) pendekatan hybrid efektif dalam mengonstruksi kembali narasi sejarah berbasis tradisi lisan tanpa menghilangkan subjektivitas narasumber utama, Jro Mangku Bale Agung; (2) kehadiran filmmaker berfungsi sebagai fasilitator interpretatif yang menata pengalaman visual melalui teknik double exposure dan sound layering; dan (3) film berdurasi 40 menit ini berfungsi sebagai arsip memori kolektif pertama di Desa Gadungan sekaligus sarana pembelajaran kolaboratif antara masyarakat dan mahasiswa. Pendekatan dokumenter hybrid terbukti efektif dalam pelestarian sejarah lokal yang minim arsip tertulis serta memperkuat nilai edukatif dan sosial budaya dalam praktik pengabdian berbasis penciptaan.