Wina Ulidal Agnia
Program Pascasarjana Universitas Siliwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Penggunaan Layanan Penjamin Kredit Wina Ulidal Agnia; Zarra Melsya Meila Suryana Putri; Edy Suroso
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8388

Abstract

Latar Belakang: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan dari lembaga keuangan. Layanan penjaminan kredit hadir sebagai solusi bagi UMKM yang layak secara usaha tetapi belum bankable, namun tingkat pemanfaatannya masih rendah, salah satunya karena rendahnya persepsi nilai dan kesadaran layanan di kalangan pelaku usaha. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi nilai dan kesadaran layanan terhadap minat penggunaan layanan penjaminan kredit, serta menguji peran kepercayaan institusional sebagai variabel mediasi. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Data primer diperoleh dari 100 pelaku UMKM toko bangunan di Kota Tasikmalaya melalui kuesioner dengan purposive sampling. Analisis mencakup evaluasi outer model, inner model, serta pengujian hipotesis dengan prosedur bootstrapping 5.000 iterasi. Hasil: Persepsi nilai berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan layanan maupun terhadap kepercayaan institusional. Kesadaran layanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan layanan. Sebaliknya, kesadaran layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan institusional, kepercayaan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan, dan kepercayaan institusional tidak terbukti memediasi kedua hubungan tersebut. Kesimpulan: Minat UMKM menggunakan layanan penjaminan kredit lebih dipengaruhi secara langsung oleh persepsi nilai dan kesadaran layanan daripada oleh kepercayaan institusional, sehingga penguatan pemahaman manfaat layanan menjadi prioritas strategis dalam mendorong pemanfaatan layanan penjaminan kredit.