Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepentingan Nasional Sebagai Penjelas Hambatan Implementasi BIMP-EAGA (Studi Kasus Koridor Perdagangan Kalimantan Utara–Sabah) Duha Abdullah; Sariska Putri Agustia; Fazle Mawla Pasha Pahlefi; Abdel Aulia Amarfazira
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v2i2.699

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas BIMP-EAGA (Brunei Darussalam Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area) dalam mendorong perdagangan lintas batas, dengan fokus pada koridor Kalimantan Utara–Sabah. Menggunakan perspektif realisme dalam ekonomi politik internasional yang dikombinasikan dengan neoliberal institusionalisme sebagai lensa pembanding, penelitian ini berargumen bahwa hambatan implementasi BIMP-EAGA tidak semata-mata bersumber dari keterbatasan teknis atau infrastruktur, melainkan secara sistematis dibentuk oleh kepentingan nasional negara anggota. Melalui pendekatan mixed methods yang menggabungkan analisis dokumen kebijakan dengan data perdagangan kuantitatif periode 2015– 2023, penelitian ini menemukan bahwa: (1) volume perdagangan di koridor Kaltara–Sabah secara konsisten berada di bawah target BIMP-EAGA; (2) indeks hambatan non-tarif (NTB) kedua negara cenderung meningkat alih-alih menurun; dan (3) realisasi program BIMP-EAGA di bidang investasi dan konektivitas infrastruktur paling rendah bidang yang paling sensitif terhadap kepentingan domestik. Temuan 2 ini mengkonfirmasi argumen realis bahwa institusi subregional seperti BIMP-EAGA rentan terhadap dominasi kepentingan nasional, terutama ketika komitmen regional berbenturan dengan kalkulasi keuntungan relatif negara anggota.
Edukasi Digital Sebagai Upaya Pencegahan Cyberbullying di SD IT An-Nur BPMAA Pekanbaru untuk Mendukung SDGs 4 Tuah Kalti Takwa; Abdel Aulia Amarfazira; Adinda Laura Fitrian Dinata; Ernisa Sitorus; Fazle Mawla Pasha Pahlefi; Jovita Florencia; Marcel Khairan; Maria Oktaulina Cahyani Naibaho; Maritza Firdhie Kayla; Muhammad Hakiim Sulung; Syifa Anisa Putri; Tifa Syafira Salsabila
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.470-476

Abstract

Cyberbullying is one of the challenges in achieving Sustainable Development Goal (SDG) 4, which is quality education that is safe and inclusive. Cyberbullying has a negative impact on students' psychological well-being and academic performance, especially at the elementary school level. This article aims to explain efforts to prevent cyberbullying through digital education activities conducted at SD IT An-Nur BPMAA, Sumahilang Village, Riau Province. The method used is a qualitative approach involving socialization, counseling, and interactive discussions with students. The activities focused on improving digital literacy, understanding internet ethics, and strengthening mutual respect in the online world. The results of the activities showed that more than 90% of students began to understand the dangers of cyberbullying and the steps that can be taken to prevent it, both as perpetrators and victims. These findings emphasize that digital education plays a strategic role in creating a healthier learning environment, thereby supporting the achievement of quality education in line with SDG target 4.