Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap perilaku olahraga masyarakat, khususnya dalam hal kemudahan akses dan peningkatan risiko perilaku sedentari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan perilaku olahraga di era digital dengan menyoroti dua sisi utama, yaitu manfaat teknologi dalam meningkatkan aktivitas fisik dan dampaknya terhadap peningkatan gaya hidup sedentari. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji 20 artikel ilmiah yang terdiri dari 12 jurnal internasional dan 8 jurnal nasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2026. Proses seleksi artikel dilakukan menggunakan pendekatan PRISMA, dengan mempertimbangkan kriteria inklusi seperti relevansi topik, jenis penelitian, serta ketersediaan full text. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital seperti aplikasi mHealth, wearable devices, dan media sosial dapat meningkatkan aktivitas fisik, motivasi olahraga, serta pemantauan kebugaran secara mandiri. Namun, penggunaan teknologi yang berlebihan juga berkontribusi terhadap peningkatan perilaku sedentari, seperti meningkatnya waktu layar dan penurunan aktivitas fisik, terutama pada remaja dan dewasa muda. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan teknologi secara bijak dan seimbang untuk mengoptimalkan manfaatnya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi promosi aktivitas fisik di era digital.