Purpose of the study: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan sepak takraw berbasis permainan bagi atlet pemula di Makassar serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar. Materials and methods: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi tujuh tahapan, yaitu: (1) analisis kebutuhan, (2) desain produk, (3) validasi ahli, (4) revisi produk, (5) uji coba skala kecil, (6) uji coba skala besar, dan (7) produk akhir. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes keterampilan teknik dasar. Validasi ahli melibatkan tiga praktisi yang terdiri atas pelatih sepak takraw dan dosen pendidikan olahraga. Pengujian efektivitas menggunakan desain pretest-posttest control group yang melibatkan 40 atlet pemula yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, skor N-gain, dan uji t sampel independen (independent sample t-test). Results: Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model latihan berbasis permainan memperoleh nilai validitas sebesar 4,32 (sangat valid) dari ahli materi dan 4,18 (sangat valid) dari ahli media; (2) hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok eksperimen dengan skor N-gain 0,72 (kategori tinggi), dibandingkan kelompok kontrol dengan skor N-gain 0,41 (kategori sedang); dan (3) hasil uji t sampel independen menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (p = 0,000 < 0,05) antara kedua kelompok. Conclusions: Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model latihan sepak takraw berbasis permainan yang dikembangkan valid dan efektif untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar atlet pemula di Makassar. Model ini menawarkan alternatif inovatif dalam pembinaan sepak takraw dengan mengintegrasikan unsur permainan dan pengembangan keterampilan secara sistematis.