Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sarana pendidikan di MTs Anwaha secara komprehensif yang meliputi aspek perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengelolaan administrasi sarana. Manajemen sarana merupakan komponen penting dalam menunjang efektivitas proses pembelajaran, karena ketersediaan dan pengelolaan fasilitas yang baik berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik manajemen sarana pendidikan. Analisis data dilakukan secara interpretatif melalui proses pengelompokan informasi, pengaitan antar konsep, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTs Anwaha telah melaksanakan lima aspek utama manajemen sarana, namun implementasinya belum optimal. Perencanaan belum sepenuhnya berbasis analisis kebutuhan yang komprehensif, pengadaan masih terkendala keterbatasan anggaran, pemanfaatan sarana belum maksimal, pemeliharaan masih bersifat reaktif dan belum terjadwal, serta administrasi inventaris belum tertata secara sistematis. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan manajemen sarana sangat dipengaruhi oleh konsistensi pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi berkelanjutan. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penguatan sistem perencanaan berbasis kebutuhan, optimalisasi pengadaan prioritas, peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan sarana, penyusunan jadwal pemeliharaan rutin, serta digitalisasi administrasi inventaris untuk meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah.