This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Indira Daryn Hulu, Isabella Christy Ludang, Amsal Caesar Salomo, Melinda Malau
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PROFITABILITAS, GOOD CORPARATE GOVERNANCE, DAN UKURAN KAP TERHADAP AUDIT DELAY DENGAN KUALITAS AUDIT SEBAGAI PEMODERASI Indira Daryn Hulu, Isabella Christy Ludang, Amsal Caesar Salomo, Melinda Malau
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 05 Mei (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah guna menelaah dan memperoleh informasi terkait pengaruh profitabilitas, Good Corporate Governance, dan ukuran KAP terhadap audit delay dengan kualitas audit sebagai variabel pemoderasinya. Kajian ini dijalankan pada perusahaan sektor consumer non cyliclas  yang telah terdaftarkan di BEI periode pada periode 2023–2025. Metode penelitiannya memakai kuantitatif berpendekatan kausal. Analisa datanya memakai Stata dengan uji regresi moderasi berpendekatan Moderated Regression Analysis. Hasilnya bahwasanya profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay. Good Corporate Governance berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap audit delay. Ukuran KAP berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap audit delay. Kualitas audit tak memoderasi pengaruh Profitabilitas dan Good Corporate Governance terhadap audit delay, tapi berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Kualitas audit memoderasi pengaruh Ukuran KAP terhadap audit delay, karena berpengaruh positif dan signifikan. Kajian ini diuyapakan berimplikasi praktis bagi perusahaan, auditor, dan investor terkait audit delay. Secara teoritisnya, kajian ini diupayakan bisa memperkaya kajian terkait audit delay. Dari sisi kebijakannya, kajian ini diupayakan bisa jadi saran bagi OJK dalam meminimalkan audit delay.