This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LANDASAN PENDIDIKAN HOLISTIK DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI MANUSIA DI ERA KOMPLEKSITAS GLOBAL Ismail Yusri; Darmahati Lase; Desi Yanti; Suhartono; Mauli Aprilianda; Ika Pratiwi
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan holistik merupakan pendekatan yang memandang manusia sebagai kesatuan utuh yang mencakup aspek intelektual, emosional, sosial, moral, fisik, dan spiritual. Dalam era kompleksitas global yang ditandai oleh perubahan teknologi cepat, pergeseran sosial, dan tantangan kemanusiaan yang makin berlapis, pendidikan tidak lagi cukup hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan akademik. Artikel ini membahas landasan pendidikan holistik sebagai dasar dalam mengembangkan potensi manusia agar mampu beradaptasi, berpikir kritis, berempati, serta memiliki karakter dan tanggung jawab sosial. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendidikan holistik relevan sebagai respons terhadap tantangan global karena menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan ketangguhan individu dalam menghadapi perubahan. Dengan demikian, pendidikan holistik menjadi fondasi penting untuk membentuk manusia yang seimbang, berdaya saing, dan berkeadaban. Pendidikan holistik juga menekankan pengembangan siswa sebagai manusia seutuhnya dengan dimensi intelektual, sosial-emosional, moral, kreatif, fisik, dan spiritual yang terintegrasi. Era kompleksitas global menuntut sudut pandang pendidikan yang lebih adaptif dan komprehensif. Artikel ini menelaah landasan pendidikan holistik sebagai pendekatan untuk mengembangkan potensi manusia secara utuh, yang mencakup dimensi intelektual, emosional, sosial, spiritual, dan fisik. Melalui tinjauan pustaka ditemukan bahwa pendidikan holistik tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keterampilan abad ke-21. Pendekatan ini terbukti relevan dalam mempersiapkan manusia untuk menghadapi ketidakpastian dan tantangan masa depan yang progresif.