This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI RRI PRO 4 ENPASAR DALAM PROGRAM ACARA TEMBANG WARGA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA MASYARAKAT HINDU DI BALI Ni Putu Ayu Ratna Kusumadewi
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era digital membawa tantangan terhadap pelestarian budaya lokal Bali, khususnya dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap literasi budaya. Kondisi ini ditandai dengan menurunnya pemahaman masyarakat mengenai budaya Bali seperti tembang tradisional yang merupakan warisan budaya Bali. Sementara itu, kajian mengenai strategi komunikasi radio publik berbasis budaya masih relatif terbatas, khususnya strategi komunikasi, hambatan, serta implikasinya terhadap literasi budaya masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Radio Republik Indonesia Pro 4 Denpasar dalam program acara Tembang Warga, hambatan yang dihadapi oleh penyiar saat membawakan program acara, dan implikasi program acara terhadap peningkatan literasi budaya masyarakat Hindu di Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori komunikasi persuasif, teori retorika Aristoteles, serta teori efek media massa Denis McQuail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan dalam program acara Tembang Warga meliputi pola komunikasi dua arah melalui dialog interaktif, komunikasi interpersonal melalui kunjungan langsung ke rumah pendengar. Selain itu, strategi lainnya yang digunakan adalah dengan memanfaatkan forum grup WhatsApp sebagai media edukasi budaya. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya terdapat beberapa hambatan, seperti perbedaan pemahaman pendengar terhadap materi budaya yang disampaikan dan kesulitan sebagian pendengar dalam membaca Aksara atau huruf Bali. Implikasi dari program acara ini menunjukkan adanya peningkatan literasi budaya masyarakat yang meliputi efek kognitif, efek afektif, serta efek behavioral dan konatif. Pendengar mengalami peningkatan dari segi pengetahuan, keterlibatan emosional, serta perubahan tindakan dan perilaku dalam upaya melestarikan budaya Bali. Dengan demikian, program acara Tembang Warga berperan sebagai media komunikasi persuasif yang efektif dalam mendukung pelestarian budaya lokal Bali di era digital.