This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KASUS AKSES TANPA IZIN (UNAUTHORIZED ACCESS) PADA INSTANSI PUBLIK DI INDONESIA: TINJAUAN MOTIF, PENYEBAB, DAN PENANGGULANGAN Junior Herri Dwi Putra; Abdullah; Dimas Nugraha Susilo; Haidar Ghazy Alfatih; Ahmad Nur Adrian
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital pada instansi publik di Indonesia telah memperluas permukaan kerentanan siber, khususnya akses tanpa izin (unauthorized access) dan ancaman ransomware. Insiden masif—seperti serangan ransomware Brain Cipher yang melumpuhkan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS 2) serta kebocoran data sensitif personel Polri oleh peretas "Bjorka"—telah menyingkap kelemahan sistemik pada infrastruktur informasi vital nasional. Dengan menggunakan metode yuridis normatif dan tinjauan literatur sistematis, penelitian ini menganalisis akar penyebab kebocoran data, mengevaluasi tanggung jawab hukum badan publik, serta merumuskan strategi penanggulangan terintegrasi. Kerentanan utama bersumber dari kelemahan teknis (sistem usang dan ketiadaan cadangan air-gapped), kegagalan manajerial (lemahnya Business Continuity Management), dan kelalaian manusia. Instansi pemerintah selaku Pengendali Data Pribadi belum sepenuhnya memenuhi kewajiban pengamanan data sebagaimana diamanatkan UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Penelitian merekomendasikan transisi dari paradigma compliance-based menuju resilience-based, meliputi penerapan Zero Trust, backup 3-2-1, pemetaan ancaman MITRE ATT&CK, serta percepatan pembentukan lembaga pengawas pelindungan data independen.