Dalfian Dalfian
Program Studi Ilmu Kedokteran S3, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Susu Beras dan Vitamin D Terhadap Pertumbuhan Mencit Model Stunting Nabilla Naddah; Dalfian Dalfian; Akhmad Khaeru; Dessy Hermawan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 5 (2026): Volume 13 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i5.21811

Abstract

Stunting ialah gangguan gizi jangka panjang yang memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak, serta menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Intervensi nutrisi alternatif seperti susu beras dan vitamin D dinilai potensial untuk mendukung pertumbuhan. Studi ini dilaksankan guna mengetahui pengaruh pemberian susu beras dan vitamin D terhadap pertumbuhan mencit (Mus musculus) model stunting. Studi kini berjenis eksperimental in vivo dengan desain Randomized Controlled Trial (RCT), pre and post test with control group design, menggunakan 25 ekor mencit jantan strain C57BL/6. Induksi stunting dilakukan melalui pemberian diet rendah protein selama 21 hari dan indometasin selama 7 hari. Subjek dikelompokkan dalam lima kelompok: kontrol normal (KN), kontrol negatif (K-), perlakuan susu beras (KP1), vitamin D (KP2), dan kombinasi susu beras dengan vitamin D (KP3). Parameter yang diukur ialah berat badan dan panjang ekor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil uji ANOVA memperlihatkan tidak terdapat pengaruh signifikan pada peningkatan berat badan untuk KP1 (p = 0,095), KP2 (p = 0,159), dan KP3 (p = 0,423). Namun, hanya kelompok KP3 yang menunjukkan pengaruh signifikan terhadap peningkatan panjang ekor (p = 0,012), sedangkan KP1 dan KP2 tidak signifikan (p = 0,184 dan p = 0,423). Dengan demikian kombinasi susu beras dan vitamin D memiliki potensi dalam mendukung pertumbuhan linier mencit model stunting, meskipun tidak berpengaruh terhadap berat badan.