Shobrun Jamil
Pendidikan Agama Islam,Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI GURU PAI DAN BUDI PEKERTI DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA AL-QUR’AN PADA SISWA DI SMP NEGERI 3 RANDUDONGKAL KABUPATEN PEMALANG Tazqia Dwi Ariva; Shobrun Jamil
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru PAI dan Budi Pekerti dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an pada siswa, mengidentifikasi bentuk kesulitan yang dialami siswa, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan tersebut, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan strategi di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru PAI dan Budi Pekerti serta siswa kelas VII F. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesulitan membaca Al-Qur’an yang dialami siswa meliputi kesulitan mengenal huruf hijaiyah, makharijul huruf, shifatul huruf, dan penerapan tajwid. Faktor penyebabnya terdiri dari faktor internal (kurangnya pemahaman dasar membaca Al-Qur’an, rendahnya motivasi dan rasa percaya diri, serta kurangnya latihan mandiri) dan faktor eksternal (perbedaan latar belakang kemampuan siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran). Strategi yang diterapkan guru meliputi diagnosa awal kemampuan siswa, pembelajaran berdiferensiasi, pendampingan individu, peer teaching (tutor sebaya), metode drill and practice, penguatan motivasi, dan evaluasi formatif. Faktor pendukung adalah antusias dan keterlibatan aktif siswa, sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan waktu, kejenuhan siswa, dan ketidakhadiran siswa