Ezra Deardo Purba
Music Department, FSP ISI Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan di Sanggar Musik Liturgi & Sora Swarga, Pucangsawit, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah Ezra Deardo Purba; Abiel Imanta Ginting; Billy Arthaban Iasimeresa Sibero
Jurnal Pengabdian Seni Vol 7, No 1 (2026): MEI 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v7i1.19649

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan musikal peserta dari anggota Sanggar Musik Liturgi dan Sora Swarga Pucangsawit, Surakarta. Secara khusus, kegiatan ini menitikberatkan pada penguasaan prinsip-prinsip dasar musik liturgi, meliputi struktur lagu, dinamika, tempo, serta keseimbangan vokal dan instrumental. Program dilaksanakan melalui penyuluhan musik liturgi yang kontekstual dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan eksplorasi musikal dalam 12 kali pertemuan tatap muka. Materi yang diberikan meliputi musik liturgi, teori musik dasar, solfegio dan intonasi, aransemen musik gereja, manajemen tim musik, serta simulasi dan evaluasi praktik liturgi musikal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap fungsi musik liturgi, peningkatan kemampuan teknis musikal dan stabilitas intonasi, keterampilan interaksi musikal, serta kemampuan dalam mengelola tim musik gereja. Peserta juga mampu menyusun aransemen lagu gerejawi yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan ibadah. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan durasi yang lebih fleksibel guna mendukung pembinaan musik liturgi di lingkungan sanggar.  This community service program aims to enhance participants’ understanding and musical skills among members of the Liturgical Music Studio and Sora Swarga Pucangsawit, Surakarta. Specifically, the program emphasizes the mastery of fundamental principles of liturgical music, including song structure, dynamics, tempo, and the balance between vocal and instrumental elements. The program was implemented through context-based liturgical music training, including lectures, discussions, question-and-answer sessions, and musical exploration across 12 face-to-face meetings. The materials covered included liturgical music, basic music theory, solfeggio and intonation, church music arrangement, music team management, as well as simulation and evaluation of liturgical music practices. The results of the program indicate improvements in participants’ understanding of the function of liturgical music, enhancement of technical musical skills and intonation stability, development of musical interaction skills, and improved ability to manage church music teams. Participants were also able to compose more contextual church music arrangements that align with the needs of worship services. This program is recommended for continuous implementation, with a more flexible duration, to support the development of liturgical music within the studio environment.
Penyuluhan di Sanggar Musik Liturgi & Sora Swarga, Pucangsawit, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah Ezra Deardo Purba; Abiel Imanta Ginting; Billy Arthaban Iasimeresa Sibero
Jurnal Pengabdian Seni Vol 7, No 1 (2026): MEI 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v7i1.19649

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan musikal peserta dari anggota Sanggar Musik Liturgi dan Sora Swarga Pucangsawit, Surakarta. Secara khusus, kegiatan ini menitikberatkan pada penguasaan prinsip-prinsip dasar musik liturgi, meliputi struktur lagu, dinamika, tempo, serta keseimbangan vokal dan instrumental. Program dilaksanakan melalui penyuluhan musik liturgi yang kontekstual dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan eksplorasi musikal dalam 12 kali pertemuan tatap muka. Materi yang diberikan meliputi musik liturgi, teori musik dasar, solfegio dan intonasi, aransemen musik gereja, manajemen tim musik, serta simulasi dan evaluasi praktik liturgi musikal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap fungsi musik liturgi, peningkatan kemampuan teknis musikal dan stabilitas intonasi, keterampilan interaksi musikal, serta kemampuan dalam mengelola tim musik gereja. Peserta juga mampu menyusun aransemen lagu gerejawi yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan ibadah. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan durasi yang lebih fleksibel guna mendukung pembinaan musik liturgi di lingkungan sanggar.  This community service program aims to enhance participants’ understanding and musical skills among members of the Liturgical Music Studio and Sora Swarga Pucangsawit, Surakarta. Specifically, the program emphasizes the mastery of fundamental principles of liturgical music, including song structure, dynamics, tempo, and the balance between vocal and instrumental elements. The program was implemented through context-based liturgical music training, including lectures, discussions, question-and-answer sessions, and musical exploration across 12 face-to-face meetings. The materials covered included liturgical music, basic music theory, solfeggio and intonation, church music arrangement, music team management, as well as simulation and evaluation of liturgical music practices. The results of the program indicate improvements in participants’ understanding of the function of liturgical music, enhancement of technical musical skills and intonation stability, development of musical interaction skills, and improved ability to manage church music teams. Participants were also able to compose more contextual church music arrangements that align with the needs of worship services. This program is recommended for continuous implementation, with a more flexible duration, to support the development of liturgical music within the studio environment.