Annisa Anggraini Safitri
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Interaksi Virtual Mahasiswa Pengguna TikTok pada Mahasiswa Universitas Negeri Padang Annisa Anggraini Safitri; Desy Mardhiah
Jurnal Perspektif Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Perpsketif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i2.1182

Abstract

Media sosial TikTok telah berkembang pesat sebagai ruang interaksi virtual yang membentuk pola komunikasi, relasi sosial, dan cara individu memaknai diri serta orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Namun, interaksi yang dimediasi oleh simbol-simbol digital seperti komentar, tanda like, pesan pribadi, dan konten video sering kali menimbulkan perbedaan penafsiran yang berpotensi memicu konflik sosial di ruang daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk interaksi virtual, dinamika konflik yang muncul, serta strategi penyelesaian konflik pada pengguna TikTok dengan menggunakan perspektif interaksionisme simbolik George Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode case study. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengguna TikTok, observasi terhadap aktivitas interaksi virtual, serta studi dokumentasi konten dan respons pengguna, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi data reduction, data display, dan conclusion drawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi virtual di TikTok berlangsung melalui pemaknaan simbolik terhadap fitur komentar, like, pesan pribadi, dan video yang berfungsi sebagai sarana ekspresi emosi, pembentukan identitas, serta pengakuan sosial. Perbedaan pemaknaan terhadap simbol-simbol tersebut berpotensi menimbulkan konflik, seperti perdebatan terbuka dan praktik bullying. Meskipun demikian, pengguna menunjukkan kesadaran sosial dalam mengelola dan menyelesaikan konflik melalui klarifikasi secara terbuka, permintaan maaf, komunikasi personal, serta pemanfaatan fitur teknis platform sebagai bentuk pengendalian konflik. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa interaksi virtual di TikTok merupakan proses sosial yang bermakna dan memiliki dampak nyata terhadap perilaku serta hubungan sosial penggunanya di luar ruang digital.