Melan Utami
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Resiliensi Sosial PKL dalam Menghadapi Ketidakpastian Regulasi Relokasi Pascarevitalisasi Lapangan Cindua Mato Kota Batusangkar Melan Utami; Erianjoni Erianjoni
Jurnal Perspektif Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Perpsketif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i2.1454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana PKL melakukan resiliensi terhadap ketidakpastian regulasi pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar terkait relokasi pascarevitalisasi Lapangan Cindua Mato Kota Batusangkar. Lapangan Cindua Mato di Kota Batusangkar, sempat mengalami revitalisasi dan menyebabkan para PKL yang berjualan di area Lapangan di relokasikan oleh pemerintah daerah. Namun tidak adanya regulasi yang jelas yang mengatur mengenai relokasi PKL ini sehingga para PKL harus mampu bertahan serta beradaptasi dengan situasi yang mereka hadapi. penelitian ini memiliki keunikan karena akan mengulas tentang resiliensi sosial yang dilakukan oleh PKL dalam menghadapi ketidakpastian regulasi mengenai relokasi yang mereka alami. Penelitian ini dilakukan di Lapangan Cindua Mato dengan menggunakan metode kualitatif melibatkan informan sebanyak 13 orang dengan pendekatan purposive melakukan wawancara kepada PKL yang direlokasikan oleh pemerintah, pengunjung lapangan yang, pemuda dan masyarakat setempat serta pihak pemerintah dari Dinas PARPORA Kabupaten Tanah Datar dan pihak pemerintah dari Dinas KUKMP Kabupaten Tanah Datar. Perspektif yang digunakan dalam penelitian ini adalah Struktural Fungsional Talcott Parsons, yang menyatakan bahwa semua elemen dalam sistem itu harus berfungsi agar PKL mampu bertahan dalam menghadapi segala situasi yang mereka alami. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa resiliensi sosial yang dilakukan oleh PKL dalam menghadapi ketidakpastian regulasi relokasi di Lapangan Cindua Mato Kota Batusangkar seperti memperkuat solidaritas komunitas pedagang, mengandalkan dukungan budaya dan tradisi lokal, meningkatnya pendapatan PKL dan memanfaatkan media sosial sebagai media promosi dagang. Implikasi penelitian ini mengusulkan agar para PKL mampu melakukan resiliensi sosial agar tetap bisa bertahan menghadapi segala bentuk tantangan yang akan mereka hadapi kedepannya.