Henny Widya Astuti
Universitas KH. Abdul Chalim

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengembangan Kurikulum Pesantren Dalam Meningkatkan Literasi Digital Santri (Studi Kasus Pesantren Teknologi Majapahit, Mojokerto) Henny Widya Astuti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi pengembangan kurikulum pesantren dalam meningkatkan literasi digital santri. Fokus utama dari penelitian ini meliputi dua aspek: pertama, bagaimana strategi yang diterapkan dalam pengembangan kurikulum pesantren untuk meningkatkan kemampuan literasi digital santri; kedua, bagaimana implikasi dari strategi tersebut terhadap perkembangan literasi digital santri. Tujuan dari penelitian ini meliputi: pertama yaitu untuk menganalisis strategi pengembangan kurikulum pesantren dalam meningkatkan literasi digital, kedua yaitu menganalisis implikasi dari strategi pengembangan kurikulum pesantren dalam meningkatkan literasi digital santri Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di Pesantren Teknologi Majapahit (OTM) Mojokerto. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola pesantren atau pimpinan pesantren, Tim pengembangan kurikulum, Guru-guru teknologi di PTM dan santri, serta observasi langsung terhadap kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian dari penelitian ini adalah bahwa strategi pengembangan kurikulum pesantren dalam meningkatkan literasi digital ini melalui beberapa tahapan, mulai dari kurikulum Kulliyatul Mualimin Al-Islamiyah yang baku hingga terdapat kegiatan-kegiatan yang menggunakan dan mempelajari teknologi sehingga menjadi kurikulum KMI yang berwawasan teknologi. Implikasi dari penelitian ini adalah dapat membentuk santri yang memiliki wawasan luas, berjiwa islami dan maju berteknologi.