Faridatul Ilmiah
Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kadar Pemenuhan Nafkah pada Istri yang Berkarir Perspektif Madzhab Syafi’i (Studi Kasus Desa Talok Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto) Faridatul Ilmiah; Fitrotin Jamilah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini membahas tentang kadar pemenuhan nafkah oleh suami terhadap istri yang berkarir di Desa Talok, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, dengan menggunakan perspektif Madzhab Syafi'i dalam hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan Madzhab Syafi'i terkait kewajiban suami dalam memberikan nafkah kepada istri yang memiliki karir (bekerja) serta penerapannya di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para istri yang berkarir di lokasi penelitian serta didukung dokumentasi ilmiah dan literatur fiqih klasik. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa menurut Madzhab Syafi'i, suami memiliki kewajiban mutlak untuk menyediakan nafkah bagi istri, meskipun istri tersebut memiliki sumber penghasilan sendiri. Besarnya kadar nafkah yang harus diberikan menurut Madzhab Syafi'i ditentukan berdasarkan kemampuan finansial suami (kaya, sedang, miskin) menggunakan standar ukuran mud, bukan berdasarkan kebutuhan atau besarnya pendapatan istri. Di Desa Talok, implementasi kewajiban ini bervariasi; sebagian besar suami tetap memberikan nafkah semampu mereka, namun ditemukan kasus suami yang tidak memberikan nafkah sama sekali karena tidak peka atau belum bekerja, sehingga istri terpaksa membiayai seluruh kebutuhan keluarga secara mandiri.