Ztella Rumawatine
Program Studi Pendidikan Jasmani PSDKU Universitas Pattimura Kabupaten Kepulauan Aru, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Melestarikan Nilai Budaya Dalam Implementasi Pendekatan Bermain Pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani Melalui Permainan Tradisional Masyarakat Aru Petra Pratama Ritiauw; Ztella Rumawatine; Usman Tuna; Welmince Djamanmona; Falerius Somarwain
German fur Gesellschaft (J-Gefuge) Vol 5 No 1 (2026): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.5.1.43-47

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melestarikan nilai budaya lokal melalui implementasi pendekatan bermain dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani menggunakan permainan tradisional masyarakat Aru. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Mesiang, SD Kristen 1 Mesiang, dan SD Kristen 2 Mesiang Kecamatan Aru Tengah Selatan Kabupaten Kepulauan Aru. Sasaran kegiatan terdiri atas siswa sekolah dasar, guru PJOK, dan guru kelas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR) melalui praktik langsung, demonstrasi permainan, pelatihan guru, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama tiga hari melalui beberapa aktivitas utama yaitu senam kreasi “Su”, senam “Let Me Be There”, senam “Mariana”, permainan tradisional Toki Gaba-Gaba, permainan softball modifikasi, dan permainan hadang. Seluruh kegiatan dirancang untuk meningkatkan kemampuan motorik siswa, kerja sama, kedisiplinan, serta memperkenalkan kembali budaya lokal masyarakat Aru kepada peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa sangat antusias mengikuti seluruh aktivitas pembelajaran. Kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan motorik dasar, kemampuan sosial, rasa percaya diri, serta pemahaman siswa terhadap budaya lokal. Selain itu, guru memperoleh wawasan baru mengenai pembelajaran PJOK berbasis budaya dan mampu mengintegrasikan permainan tradisional dalam proses pembelajaran di sekolah.