Masalah stunting masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia dan berkaitan erat dengan kurang optimalnya pemenuhan gizi pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK). Kader posyandu memiliki peran penting dalam mendukung upaya promotif dan preventif terkait kesehatan ibu dan anak, namun pengetahuan kader mengenai 1000 HPK masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu mengenai pentingnya 1000 HPK dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Tamalate Kota Makassar. yang dipilih menggunakan metode total sampling. Metode yang digunakan berupa ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, serta penggunaan media edukasi berupa leaflet dan lembar balik. Evaluasi kegiatan dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2024 menggunakan lembar observasi dan checklist penilaian penguasaan materi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat ketercapaian peserta mencapai 100%, dengan hasil evaluasi menunjukkan bahwa : 90,0% peserta mampu menjelaskan kembali pengertian 1000 HPK dan stunting; 83,3% peserta mampu menyebutkan penyebab dan dampak stunting; 86,7% peserta mampu menjelaskan pentingnya ASI eksklusif; 80,0% peserta mampu menjelaskan pemanfaatan Buku KIA; 93,3% peserta mampu menjelaskan peran kader dalam pencegahan stunting dan mengawal 1000 HPK; serta 86,7% peserta mampu mempresentasikan hasil diskusi kelompok dengan baik. Kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader posyandu mengenai pentingnya 1000 HPK dalam mendukung pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak.