Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru PAI dalam Membentuk Etika Digital Siswa di Era Media Sosial Muhammad Irsyad Van Thera
An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education Vol. 2 No. 02 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk etika digital siswa di era media sosial. Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi siswa, sehingga diperlukan pembinaan etika yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian kepustakaan (library research) yang bersumber dari artikel ilmiah dan jurnal dalam lima tahun terakhir. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep, peran, serta strategi pembelajaran dalam membentuk etika digital siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan dalam menanamkan nilai-nilai akhlak Islami dalam penggunaan media sosial. Strategi pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan memanfaatkan media digital terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya etika digital. Selain itu, faktor pendukung seperti lingkungan sekolah dan keluarga turut memengaruhi keberhasilan pembentukan etika digital, meskipun masih terdapat hambatan seperti rendahnya literasi digital dan pengaruh negatif media sosial. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara guru, sekolah, dan orang tua dalam membentuk karakter siswa agar mampu berperilaku bijak di ruang digital.  
STUDI DESKRIPTIF TENTANG PERILAKU OPTAS (PASIF) SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS VIIIB MTs JAMILURRAHMAN YOGYAKARTA Muhammad Rivaldy; Alfath Akhmanuddin Rabbani Raharja; Muhammad Irsyad Van Thera; Panca Mega Akbar; Muadzin Hamdi; Agustiar Agustiar
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i4.1101

Abstract

This study aims to provide an in-depth description of the optas (passive) behavior of students during the learning process in class VIIIB of MTs Jamilurrahman Yogyakarta. The phenomenon of students who tend to remain silent, avoid asking questions, and show little participation is one of the common challenges teachers face in creating an effective and interactive classroom environment. This research employed a qualitative descriptive method with primary data sources consisting of students and teachers from class VIIIB. Data were collected through open-ended interviews comprising six questions for students and five questions for teachers. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that most students feel bored, shy, lack self-confidence, and are afraid of making mistakes during classroom activities. These emotional barriers lead them to remain silent and avoid expressing their opinions. From the teacher’s perspective, the students’ level of participation remains low due to both internal factors such as low motivation and self-confidence, and external factors such as limited two-way interaction between teacher and students.