Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Relationship between Maternal Knowledge Level and Early Diarrhea Treatment in Toddlers in the Working Area of the North City Health Center Afifah Nazirah Ramdhani; Nurdiana Djamaluddin; Rini Wahyuni Mohamad
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 3: 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i3.11155

Abstract

Diarrhea is one of the main causes of pain and death in toddlers, especially due to complications such as dehydration. Prompt and appropriate initial treatment is necessary to prevent more serious impacts. The role of mothers as the main caregiver is very important in determining the actions taken when toddlers experience diarrhea. One of the factors that affect these actions is the mother's level of knowledge. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge of mothers and the initial treatment of diarrhea in toddlers in the work area of the North City Health Center. This study uses an analytical observational design with a cross-sectional approach. A total of 34 samples were taken using the total sampling technique. The research instruments are in the form of a Questionnaire on the Level of Knowledge of Mothers and a Questionnaire on Early Treatment of Diarrhea in Toddlers which have been tested for validity and reliability. The results showed that the level of knowledge of mothers was in the sufficient category as many as 15 respondents (44.1%) and the initial treatment of diarrhea was in the good category as many as 29 respondents (85.3%). The results of the Chi-Square test showed a significant relationship between the mother's level of knowledge and the initial treatment of diarrhea in toddlers (p < 0.05). This study shows that the better the mother's level of knowledge, the more appropriate the action taken. Meanwhile, there are still a small number of mothers with less knowledge and less action, so continuous education improvement is needed.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Oral Hygiene Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Sekolah di SDN 97 Kota Utara Kota Gorontalo: Relationship between Level of Knowledge about Oral Hygiene and the Incidence of Dental Caries in School Children at SDN 97 North City, Gorontalo City Nuriati N.N Yunus; Sri A. Ibrahim; Rini Wahyuni Mohamad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7431

Abstract

Karies gigi adalah pembentukan lubang permukaan gigi yang disebabkan oleh kuman dan terbentuk pada permukaan gigi terbuka. World Health Organization tahun 2022 menyebutkan hampir 90% penduduk di dunia menderita karies, karies gigi dapat dicegah secara dini yaitu dengan cara oral hygiene. Oral hygiene yang baik tentunya berasal dari tingkat pengetahuan yang baik. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang oral hygiene dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah di SDN 97 Kota Utara Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Varibel penelitian ini terdiri dari variabel independen tingkat pengetahuan tentang oral hygiene dan variabel dependen kejadian karies gigi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan populasi 80 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dengan hasil p-value 0,293. Kesimpulannya tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan oral hygiene dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah di SDN 97 Kota Utara Kota Gorontalo. Oleh karena itu, dengan adanya hasil penelitian ini diharapkan pihak sekolah dapat membersamai dalam penyelenggaraan program kesehatan salah satunya penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut, menyediakan kantin sehat, serta menfasilitasi ruang kesehatan berupa UKSG.
Gambaran Pengetahuan Tentang Anemia Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Limboto: Overview of Knowledge About Anemia in Adolescent Girls at SMA Negeri 1 Limboto Vidya A. Lasimpala; Vivien Novarina A. Kasim; Rini Wahyuni Mohamad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8168

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah gizi dimana keadaan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari nilai normalnya (12g/dl). Adapun normal kadar (Hb) pada Wanita 12-15 g/dl dan pria 13-17 g/dl. Faktor yang menjadi penyebab utama remaja rentan mengalami anemia yaitu sering mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, tidak mengkonsumsi zat besi Ketika menstruasi serta kurangnya pengetahuan yang dimiliki tentang anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Limboto. Penelitian ini menggunakan metode desain deskriptif dengan pendekatan descriptive survey, Teknik pengambilan sampel menggunakan propotionate stratified random sampling dengan populasi 636 responden dan sampel sebanyak 246 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuisioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frequensi, hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan remaja putri dengan kategori pengetahuan baik 139 responden (56,5%), cukup 106 responden (43,1%), kurang 1 responden (4%). Oleh karena itu untuk penelitian mendatang di harapkan dapat menganalisis hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan atau status anemia melalui pendekatan analtik dan disarankan sebaiknya dapat menambahkan variabel lain untuk mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi anemia pada remaja putri.