Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebutuhan: Komunikasi Terapeutik dalam Kurikulum Mata Kuliah Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa Keperawatan Eti Wati; Wini Sofyan; Hera Hijriani; Meina Shiamullaeli
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpbsi.v1i3.1831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan mahasiswa keperawatan mengenai komunikasi terapeutik dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan 10 pertanyaan Harden yang berfokus pada aspek-aspek penting dalam pembelajaran komunikasi terapeutik yang dapat meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan ADDIE, yaitu fase satu yakni fase analisis kebutuhan mahasiswa. Penelitian ini menggunakna total sampling, dimana sampel sama dengan populasi, yakni 134 mahasiswa tingkat empat semester tujuh program studi S1 Keperawatan di sebuah universitas di Majalengka Jawa Barat. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran komunikasi terapeutik dan Bahasa Indonesia harus saling berkorelasi. Mayoritas mahasiswa menganggap keterampilan mendengarkan aktif, empati, dan komunikasi nonverbal sebagai kebutuhan utama, serta memerlukan pemahaman budaya dan terminologi medis yang sesuai. Mereka juga menginginkan metode pembelajaran interaktif, didukung bimbingan dan umpan balik dari dosen. Hambatan utama adalah kurangnya keterkaitan materi perkuliahan dengan praktik lapangan. dan penilaian berbasis observasi klinis diperlukan untuk menjaga keterampilan. Kurikulum terintegrasi dan sumber daya pembelajaran modern sangat diharapkan guna mencapai kompetensi komunikasi terapeutik yang optimal. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan untuk pengembangan kurikulum yang lebih relevan dan aplikatif, serta meningkatkan kemampuan komunikasi terapeutik mahasiswa keperawatan dalam praktik klinis).
The Effect of Progressive Muscle Relaxation on Depression and Blood Glucose Levels in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus Hikni Rahmat Fauji; Rahayu Setyowati; Rina Nuraeni; Hera Hijriani
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 19 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v19i2.539

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) is a chronic metabolic disease that is often accompanied by psychological disorders, particularly depression, which may adversely affect glycemic control and quality of life. Progressive Muscle Relaxation (PMR) is a complementary non-pharmacological intervention with the potential to improve both psychological and physiological outcomes in patients with T2DM. This study aimed to determine the effect of Progressive Muscle Relaxation on depression and blood glucose levels in patients with Type 2 Diabetes Mellitus. A pre-experimental study using a one-group pretest-posttest design was conducted at the Internal Medicine Polyclinic of Majalengka Regional Hospital in 2026. A total of 35 patients with Type 2 Diabetes Mellitus were selected using purposive sampling. Depression was measured using the Beck Depression Inventory-II (BDI-II), while blood glucose levels were assessed using random blood glucose testing. Data were analyzed using the paired-samples t-test and the Wilcoxon signed-rank test, with a significance level of p < 0.05. The mean depression score decreased from 18.43 to 16.80, while the mean random blood glucose level decreased from 231.89 mg/dL to 190.26 mg/dL after the intervention. Statistical analysis showed that Progressive Muscle Relaxation significantly reduced depression (p < 0.001) and random blood glucose levels (p = 0.002). Progressive Muscle Relaxation was associated with improvements in depression scores and random blood glucose levels among patients with Type 2 Diabetes Mellitus. PMR may serve as a complementary nursing intervention to support comprehensive diabetes management.