Adhe Ronny Julians
Politeknik Amamapare Timika, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kinerja Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 2019 (Studi Kasus : PT Semen Baturaja (Persero) Tbk) Adhe Ronny Julians; Agustinus Fritz Wijaya
Journal of Information System and Informatics Vol 3 No 4 (2021): Journal of Information Systems and Informatics
Publisher : Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalisi.v3i4.188

Abstract

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk merupakan perusahaan penyedia bahan bangunan terkhususnya semen. Saat ini PT Semen Baturaja (Persero) Tbk telah mengimplementasikan TI untuk mempermudah kinerja perusahaan, maka perlu dilakukan mapping tata kelola TI pada perusahaan dengan memanfaatkan kerangka Design Factor yang terdapat di dalam COBIT 2019 untuk menghasilkan basis peningkatan TI guna menunjang kinerja perusahaan. Dari hasil mapping yang dilakukan pada PT Semen Baturaja (Persero) Tbk terdapat beberapa proses penting pada perusahaan yaitu DSS02, DSS04, DSS03, APO10, EDM01, MEA03, APO09, BAI01, BAI04, DSS05, APO01, MEA02, MEA04.
PERANCANGAN UI/UX APLIKASI FORUM DISKUSI INFORMATIKA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING Ronny Julians, Adhe; Sediyono, Eko; Hendry, Hendry
Jurnal Mnemonic Vol 6 No 1 (2023): Mnemonic Vol. 6 No. 1
Publisher : Teknik Informatika, Institut Teknologi Nasional malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/mnemonic.v6i1.5826

Abstract

Pandemi Covid 19, membawa dampak yang signifikan terhadap dunia pendidikan, Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana (FTI UKSW) adalah salah satu fakultas yang tentunya juga merasakan dampak tersebut. Salah satu dampak yang paling dirasakan adalah proses belajar mengajar, maupun diskusi antara mahasiswa, dosen, serta alumni yang harus dilakukan secara online, walaupun saat ini diskusi secara langsung “Onsite” sudah mulai dilakukan namun sistem diskusi online, masih menjadi alternatif yang dianggap efisien. Berkaitan dengan hal tersebut maka peneliti akan membuat suatu perancangan user interface (UI) dan user experience (UX) Aplikasi Forum Diskusi Informatika berbasis web sebagai media dalam memberikan kemudahan dalam berbagi ilmu dan pengetahuan terkhusus informatika. Metode yang digunakan untuk mendukung penelitian adalah Design Thinking. Hasil penelitian mendapatkan rata-rata nilai akhir Perancangan UI/UX Aplikasi Forum Diskusi Informatika Menggunakan Metode Design Thinking yaitu 83 sehingga pengujian prototype ini diperoleh baik.
ANALISIS SISTEM LAYANAN PENDAFTARAN E-KTP MENGGUNAKAN FRAMEWROK FOR THE APPLICATION OF SYSTEM THINKING Ronny Julians, Adhe; Manongga, Danny; Hendry, Hendry
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 7 No. 1 (2023): JATI Vol. 7 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v7i1.6393

Abstract

Pelayanan terkait pembuatan e-KTP pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mimika, hingga saat ini masih sering ditemui berbagai permasalahan didalam prosesnya, dimulai dari jauhnya jarak tempuh ke kantor terkait yang memakan waktu serta biaya yang tidak sedikit, proses pendaftaran yang lama karena antrian yang panjang, serta adanya penumpukan data yang mengakibatkan pelayanan menjadi tidak efisien dalam penggunaan waktu. Terkait dengan hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan solusi mengenai bagaiamana membuat model perancangan sistem layanan pendaftaran e-KTP berbasis web dengan menggunakan Framework For The Application Of System Thinking sebagai pendekatan dalam penyusunan penelitian, yang diharapkan dapat mempermudah didalam proses pendaftaran terkait dengan layanan e-KTP yang cepat, mudah, ramah, gratis dan mudah dijangkau.
CYBERSECURITY FRAMEWORK FOR AUTONOMOUS ENGINEERING SYSTEMS IN INDUSTRY 5.0 Syawal Aprian; Adhe Ronny Julians; Nursahar Buang
INJOSEDU: International Journal of Social and Education Vol. 3 No. 3 (2026): International Journal of Social and Education (INJOSEDU)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20519459

Abstract

The rapid adoption of autonomous engineering systems in the Industry 5.0 era has transformed industrial operations through the integration of artificial intelligence, the Internet of Things, cyber-physical systems, and advanced automation technologies. While these innovations enhance productivity, flexibility, and human–machine collaboration, they also introduce complex cybersecurity challenges that threaten system reliability, data integrity, operational continuity, and organizational resilience. This study aims to examine the development of cybersecurity frameworks for autonomous engineering systems within the context of Industry 5.0 through a literature review approach. The research method employs a systematic examination of scholarly articles, conference proceedings, industry reports, and relevant policy documents related to cybersecurity, autonomous systems, and Industry 5.0. The findings indicate that effective cybersecurity frameworks require a multidimensional approach encompassing risk assessment, zero-trust architecture, artificial intelligence-driven threat detection, secure communication protocols, continuous monitoring, and human-centered security governance. Furthermore, the integration of cybersecurity-by-design principles throughout the system lifecycle is essential for minimizing vulnerabilities and improving resilience against evolving cyber threats. The study concludes that a comprehensive cybersecurity framework is a critical prerequisite for ensuring the secure, reliable, and sustainable deployment of autonomous engineering systems in Industry 5.0 environments. The results contribute to the development of strategic guidelines for organizations, engineers, and policymakers seeking to strengthen cybersecurity readiness in increasingly autonomous industrial ecosystems.