Lorensius Lonik
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kepemilikan Jamban Sehat Dengan Kejadian Diare Di Wilayah Pedesaan Lorensius Lonik; Djunaedi Djunaedi; Rahmat Pannyiwi
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Juli)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Diarrhea remains a significant public health problem in rural areas and is closely associated with environmental sanitation conditions. Ownership of healthy latrines is an important factor in preventing environmentally related diseases, including diarrhea. Limited access to proper sanitation facilities increases the risk of environmental contamination and water source pollution, facilitating the spread of diarrhea-causing microorganisms. This Community Service Program aimed to improve community knowledge regarding the importance of healthy latrine ownership and utilization as a strategy for diarrhea prevention in rural areas. The methods included health education, household sanitation observations, family assistance, and knowledge evaluations through pre-tests and post-tests. The program involved 40 household heads from a rural community. The results showed an increase in the average knowledge score from 58.5 before the intervention to 84.2 after the intervention. Furthermore, observational findings indicated that households with healthy latrines experienced lower rates of diarrhea compared to those without healthy latrines. This program positively contributed to raising community awareness regarding environmental sanitation and the importance of healthy latrine use. Sustainable efforts through education, community assistance, and multisectoral collaboration are needed to improve access to adequate sanitation in rural areas. Keywords: Healthy Latrine, Diarrhea, Environmental Sanitation, Rural Area ABSTRAK Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan di wilayah pedesaan dan berkaitan erat dengan kondisi sanitasi lingkungan. Kepemilikan jamban sehat merupakan salah satu faktor penting dalam upaya pencegahan penularan penyakit berbasis lingkungan, termasuk diare. Kurangnya akses terhadap jamban sehat dapat meningkatkan risiko pencemaran lingkungan dan sumber air sehingga mempermudah penyebaran mikroorganisme penyebab diare. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan dan penggunaan jamban sehat sebagai upaya pencegahan diare di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, observasi kondisi sanitasi rumah tangga, pendampingan keluarga, dan evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 40 kepala keluarga di wilayah pedesaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari nilai rata-rata 58,5 menjadi 84,2 setelah edukasi. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa rumah tangga yang memiliki jamban sehat cenderung memiliki riwayat kejadian diare yang lebih rendah dibandingkan rumah tangga yang belum memiliki jamban sehat. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi lingkungan dan penggunaan jamban sehat. Diperlukan upaya berkelanjutan melalui edukasi, pendampingan, dan dukungan lintas sektor untuk meningkatkan akses sanitasi yang layak di wilayah pedesaan. Kata Kunci: Jamban Sehat, Diare, Sanitasi Lingkungan, Pedesaan