Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Pemberian MP-ASI Instan pada Bayi Usia 6-11 Bulan di Desa Tum Kecamatan Werinama Kabupaten Seram Bagian Timur Supriyanto
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v9i1.4580

Abstract

Curently, there are two types of complementary feeding,instan and handmade. Complementari feeding are foods and drinks containing complete nutrition that are given tu babies starting 6 months of age in addition to elusive breastfeeding to archieve normal growth. However, the use of instant MPASI should not be too frequent so that children are not only exposed to instant flavors and preservatives, but also need to be supported by serving natural and fresh food from the family. This study aims to determine the factors related to the provision of instant MP-ASI in babies aged 6-11 months in Tum Village, Werinama District. Method: Using a Cross-sectional design and a sample of 43 respondents using a total sampling technique using an instrument in the form of a questionnaire. The analysis used is the Chi- Square test. The results: show that there is a relationship between knowledge and the provision of instant complementary feeding to infants aged 6-12 months in Tum Village, Werinama District Seram Bagian Timur Regency with a value (p-value = 0.000), there is a relationship between maternal occupation and the provision of instant complementary feeding to infants aged 6-12 months in Tum Village, Werinama District Seram Bagian Timur Regency with a value (p-value = 0.002) and there is a relationship between family support and the provision of instant complementary feeding to infants aged 6-11 months in Tum Village, Werinama District Seram Bagian Timur Regency with a value (p-value = 0.000) Conclusion: there is a relationship between knowledge, maternal occupation and family support with the provision of instant complementary feeding to infants aged 6-11 months in Tum Village, Werinama District Seram   Abstrak Pada saat ini ada dua jenis makanan pendamping ASI (MP-ASI) yaitu MP-ASI instan dan MP-ASI buatan tangan. MP-ASI adalah makanan dan minuman yang mengandung nutrisi lengkap yang  diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan disamping ASI ekslusif untuk mencapai pertumbuhan normal. Namun, penggunaan MPASI instan sebaiknya tidak terlalu sering agar anak tidak hanya terpapar cita rasa instan dan zat pengawet, melainkan juga perlu didukung oleh penyajian makanan alami dan segar dari keluarga. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian MP-ASI instan pada bayi usia 6-11 bulan di Desa Tum Kecamatan Werinama Kabupaten Seram Bagian Timur. Metode: Menggunakan desain Cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 43 responden menggunakan teknik total sampling dengan menggunakan Instrumen berupa kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil: menunjukan bahwah terdapat hubungan antara pengetahuan dengan pemberian MP- ASI Instan pada bayi usia 6-11 bulan di Desa Tum Kecamatan Werinama Kabupaten Seram Bagian Timur dengan nilai  (p-value =0.000), terdapat hubungan antara pekerjaan ibu dengan pemberian MP-ASI Instan pada bayi usia 6-11 bulan di Desa Tum Kecamatan Werinama Kabupaten Seram Bagian Timur dengan nilai  (p-value =0.002) dan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian MP-ASI Instan pada bayi usia 6-11 bulan di Desa Tum Kecamatan Werinama Kabupaten Seram Bagian Timur dengan nilai (p-value =0.000) Terdapat hubungan antara pengetahuan, pekerjaan ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian MP-ASI Instan pada bayi usia 6-11 bulan di Desa Tum Kecamatan Werinama Kabupaten Seram Bagian Timur.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Stunting dengan Kejadian Stunting pada Balita 12–24 Bulan di Desa Hitu Messing Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Supriyanto; Syariefah H. Waliulu; Djahra Warda Sopaliu
Nusantara Sehat: Jurnal Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 4 (2026): Nusantara Sehat: Jurnal Kesehatan Indonesia
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/ns.v1i4.95

Abstract

Abstrak             Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Pengetahuan ibu tentang stunting diyakini mempengaruhi kejadian stunting pada balita. Desa Hitu Messing merupakan salah satu desa di Wilayah kerja Puskesmas Hitu yang memiliki jumlah balita stunting sebanyak 31 balita. untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan kejadian stunting pada balita 12-24 bulan di Desa Hitu Messing. metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh ibu yang mempunyai balita 12-24 bulan di Desa Hitu Messing berjumlah 125 ibu. Sampel penelitian dipilih secara acak (random sampling) dari populasi ibu yang memiliki balita 12-24 bulan di Desa Hitu Messing berjumlah 44 ibu. Teknik penelitian ini digunakan untuk menganalisis hubungan variabel independent dan variabel dependen. Alat ukur menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 44 responden  terdapat ibu yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 19 orang (42,2%) dan sebagian besar memiliki balita stunting sebanyak 24 (54,5%). Analisis uji bivariat menggunakan uji chi square didapatkan nilai = 0,000 yang mana nilai lebih kecil dri nilai α = 0,05. Hal ini menunjukan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. ada hubungan pengetahuan ibu tentang stunting dengan kejadian stunting pada balita 12-24 bulan di Desa Hitu Messing Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Kata Kunci: Pengetahuan ibu, stunting, balita