Nikita Nathania Siahaan
Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh career growth opportunities, work life balance, occupational stress terhadap turnover intention pada karyawan bank swasta di Jakarta dengan organizational commitment sebagai mediasi Nikita Nathania Siahaan; Carunia Mulya Firdausy
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v10i2.37547

Abstract

This study aims to examine the influence of career growth opportunities, work life balance, and occupational stress on turnover intention among employees of private banks in Jakarta, with organizational commitment as a mediating variable. The sample size in this study was 239 respondents who worked at two private banks in Jakarta, selected using non-probability sampling sampling. The data was analysed by employing SmartPLS 4.0. The analysis results show that Career Growth Opportunities, Occupational Stress, and Work Life Balance have a significant positive effect on Turnover Intention and Organizational Commitment. However, Organizational Commitment also has a significant positive effect on Turnover Intention, so it cannot reduce employee intention to change jobs. In the mediation test, Organizational Commitment actually strengthens the influence of these three variables on Turnover Intention. This means that in the competitive context of private banking, employee commitment is not yet able to be a restraining factor for remaining in the company. Overall, the results of this study confirm that work stress is the main factor that increases turnover intention in private bank employees. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh career growth opportunities, work life balance, dan occupational stress terhadap turnover intention pada karyawan bank swasta di Jakarta dengan organizational commitment sebagai mediasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 239 responden yang bekerja di dua bank swasta di Jakarta melalui teknik purposive sampling. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil analisis menunjukan bahwa career growth opportunities, occupational stress, dan work life balance berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention maupun organizational commitment. Namun, organizational commitment juga berpengaruh positif signifikan terhadap Turnover Intention, sehingga belum dapat menurunkan niat karyawan untuk berpindah kerja. Dalam pengujian mediasi, organizational commitment justru menguatkan pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap turnover intention. Artinya, dalam konteks perbankan swasta yang kompetitif, komitmen karyawan belum mampu menjadi faktor penahan untuk tetap bertahan di perusahaan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa stres kerja merupakan faktor utama yang meningkatkan turnover intention pada karyawan bank swasta. Sementara itu, career growth opportunities dan work life balance terbukti dapat meningkatkan organizational commitment, namun belum cukup kuat untuk secara langsung menekan niat berpindah. Dengan demikian, perusahaan perlu memprioritaskan pengelolaan stres kerja dan penguatan organizational commitment sebagai strategi penting dalam mengurangi turnover karyawan.