Unclear administrative procedures make it difficult for patients to secure appointments. The administration department at the Ciawi Regional Hospital is sometimes open and sometimes closed, hindering procedures that should be running smoothly. In addition to the aforementioned issues, the Ciawi Regional Hospital has long wait times due to doctors arriving late or not on schedule. The relationship between patients and doctors at Ciawi Regional Hospital is well-established. Doctors provide clear information about patients' illnesses, and if any immediate action is required, they promptly provide guidance for patients to receive treatment as soon as possible. This study used quantitative methods, the results of which can be presented in the form of data. The data was then processed using SmartPLS with 240 patients at Ciawi Regional Hospital. The results indicate that administrative procedures, waiting times, patient-doctor relationships, and patient trust have a positive impact on patient satisfaction at Ciawi Regional Hospital. The contribution of this study lies in providing the latest empirical evidence regarding the factors influencing patient satisfaction in the context of regional hospitals, particularly regarding the variables of administrative procedures and waiting times which are rarely tested comprehensively in public health facilities. Prosedur Administrasi yang kurang jelas sehingga membuat pasien kesusahan dalam mendapatkan waktu periksa. Bagian administrasi pada RSUD terkadang buka dan terkadang tutup, sehingga prosedur yang harusnya berjalan dengan baik menjadi terhambat. Selain fenomena diatas, RSUD memiliki waktu tunggu yang lama dikarenakan dokter praktek yang datang terlambat atau tidak sesuai jadwal. Mengenai hubungan pasien dan dokter di RSUD Ciawi terjalin dengan baik. Dokter memberikan informasi mengenai penyakit pasien dengan jelas, dan apabila ada tindakan yang harus segera dilakukan, dokter segera memberikan arahan pasien untuk mendapatkan penanganan yang sesegera mungkin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif yang dimana hasilnya dapat disajikan berupa data. Kemudian, data tersebut diolah menggunakan SmartPLS dengan jumlah responden sebanyak 240 pasien RSUD Ciawi. Hasilnya menyatakan bahwa prosedur administrasi, waktu tunggu, hubungan pasien-dokter, dan kepercayaan pasien berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien di RSUD Ciawi. Kontribusi penelitian ini terletak pada pemberian bukti empiris terbaru mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien dalam konteks rumah sakit daerah, khususnya terkait variabel prosedur administrasi dan waktu tunggu yang jarang diuji secara komprehensif pada fasilitas kesehatan publik.