Revalina Febrianti
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KETERLIBATAN SISWA (STUDENT ENGAGEMENT) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 1 DUA BOCCOE : ANALYSIS OF THE LEVEL OF STUDENT ENGAGEMENT IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING AT SMP NEGERI 1 DUA BOCCOE Atikah Nurul Asdah; Revalina Febrianti
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2026): DESEMBER-JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i2.5208

Abstract

Keterlibatan siswa (student engagement) merupakan salah satu faktor yang berperan dalam mendukung efektivitas proses pembelajaran. Tingkat keterlibatan siswa dapat memengaruhi kualitas partisipasi, ketertarikan, serta usaha yang diberikan selama mengikuti kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterlibatan siswa (student engagement) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Dua Boccoe berdasarkan dimensi behavioral engagement, emotional engagement, dan cognitive engagement. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup yang terdiri atas 20 butir pernyataan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan siswa secara keseluruhan berada pada kategori cukup dengan persentase rata-rata sebesar 41%. Berdasarkan dimensi keterlibatan, cognitive engagementmemperoleh persentase tertinggi sebesar 46% dan berada pada kategori cukup, diikuti behavioral engagement sebesar 42% dengan kategori cukup. Sementara itu, emotional engagement memperoleh persentase terendah sebesar 36% dan termasuk dalam kategori lemah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia belum berkembang secara seimbang pada seluruh dimensi keterlibatan. Aspek kognitif dan perilaku telah menunjukkan kondisi yang cukup baik, sedangkan aspek emosional masih memerlukan perhatian. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi guru dalam merancang pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara lebih optimal.