Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir analitis peserta didik dalam pembelajaran Akidah Akhlak, yang terlihat dari kesulitan mereka dalam mengkaji persoalan keagamaan secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Game SnakeMind, yaitu media pembelajaran berbasis permainan edukatif ular bergerak yang dirancang untuk melatih siswa memahami soal, menganalisis alternatif jawaban, serta mengambil keputusan secara tepat selama proses pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di MAN 2 Tuban dengan menggunakan pendekatan pra-eksperimental melalui desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas X-1. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir analitis yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan media, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test serta perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan. Rata-rata nilai pretest sebesar 64,04 meningkat menjadi 82,39 pada posttest. Nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05) menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, nilai N-Gain berada pada rentang 0,45 hingga 0,59 dengan rata-rata 0,5127 yang termasuk dalam kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa media Game SnakeMind cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini memiliki batasan pada jumlah sampel yang terbatas, penggunaan satu kelas tanpa kelompok kontrol, serta materi yang hanya fokus pada Akidah Akhlak. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih luas, menambahkan kelompok pembanding, serta menguji penerapan Game SnakeMind pada materi maupun jenjang pendidikan yang berbeda agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif.