Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTERVENSI EDUKASI KESEHATAN TERKAIT PENYAKIT DIARE BAGI MASYARAKAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN Andi Magfirah Hamsi; Muharti Syamsul; Kartini Kartini; Asril Asril; Sumardi Sudarman
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v6i1.956

Abstract

Penyakit diare merupakan masalah kesehatan berbasis lingkungan yang masih menjadi penyebab tingginya angka morbiditas dan mortalitas, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia yang mencatat lebih dari 3,1 juta kasus pada tahun 2024. Di tingkat lokal, urgensi ini terlihat di Kota Makassar dengan fluktuasi kasus yang masih tinggi, di mana Puskesmas Tamangapa menjadi salah satu wilayah dengan angka kejadian tertinggi hingga menembus sepuluh besar penyakit utama. Faktor utama penyebab tingginya kejadian diare adalah rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengelolaan diare. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga RT 07 RW 04 Kelurahan Tamangapa, Kota Makassar tentang penyakit diare melalui intervensi edukasi. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu pengisian pre-test, penyuluhan dengan media presentasi dan video edukasi, serta post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Januari 2025 dengan peserta sebanyak 24 orang. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 7,29 sebelum penyuluhan menjadi 8,79 setelah penyuluhan dengan nilai p=0,004 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan intervensi terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat sebesar 15% dan mendorong pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Edukasi kesehatan melalui penyuluhan terbukti efektif sebagai upaya pencegahan penyakit diare berbasis lingkungan.