Wakhid Fitri Albar
Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Flipped Classroom Berbantuan Video AI Terintegrasi Ukir Jepara: Kemampuan Berpikir Kritis Berdasarkan Adversity Quotient Fitri Puji Lestari; Wakhid Fitri Albar
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Transformasi Pembelajaran Matematika melalui Pendekatan Inovatif dan Teknologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v9i1.3284

Abstract

Rendahnya capaian siswa Indonesia pada PISA 2022 menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis masih belum optimal. Penelitian sebelumnya telah mengkaji Flipped Classroom, Artificial Intelligence (AI), dan Adversity Quotient (AQ) secara terpisah, sementara integrasi ketiganya dalam konteks etnomatematika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Flipped Classroom berbantuan video berbasis AI yang terintegrasi dengan ukiran Jepara serta keterampilan berpikir kritis siswa berdasarkan AQ. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential yang melibatkan 30 siswa kelas IX. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara terhadap tiga siswa yang mewakili kategori AQ climber, camper, dan quitter, yang dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan hasil kuesioner ARP. Data dianalisis menggunakan uji one-sample t-test, uji proporsi, paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Flipped Classroom efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Rata-rata nilai posttest mencapai 80 dengan ketuntasan klasikal sebesar 90%, dan skor N-Gain sebesar 0,524 yang termasuk kategori sedang. Selain itu, siswa dengan kategori climber memenuhi seluruh indikator berpikir kritis, siswa kategori camper memenuhi beberapa indikator, sedangkan siswa kategori quitter hanya memenuhi indikator klarifikasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran yang kontekstual dan inovatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, literasi teknologi, serta pemahaman budaya lokal melalui integrasi etnomatematika dalam pembelajaran.