Rudi Hariawan
Program Studi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN EKSTRAKURIKULER KARATE Rimang Andani; Rudi Hariawan; Hardiansyah Hardiansyah
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9807

Abstract

ABSTRACT Extracurricular activities are an important component of educational programs that contribute to the development of students’ potential, skills, and character beyond formal classroom learning. However, the quality of extracurricular services in schools often faces various managerial challenges, including limited facilities, program coordination, and stakeholder involvement. This study aims to examine the principal’s managerial strategies in improving the quality of karate extracurricular services at SMP Negeri 4 Kuripan. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with the principal, vice principal, extracurricular supervisors, and students, as well as document analysis. The findings indicate that the improvement of service quality is achieved through four systematic stages: program identification, provision of facilities, active communication with parents, and resolution of operational constraints, supported by regular evaluations and a gradual sanction mechanism. The strategy for managing parental involvement is implemented by integrating the POAC management functions (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling) supported by effective communication. The main challenges identified include scheduling conflicts, limited facilities and infrastructure, and students’ motivation. It can be concluded that the success of the karate extracurricular program depends on a well-structured internal management system, strategic partnerships with parents, and the school’s ability to adaptively address operational challenges in order to create a holistic supporting ecosystem. ABSTRAK Kegiatan ekstrakurikuler merupakan bagian penting dari program pendidikan yang berperan dalam mengembangkan potensi, keterampilan, serta karakter peserta didik di luar pembelajaran formal. Namun, kualitas layanan ekstrakurikuler di sekolah sering menghadapi berbagai tantangan manajerial, seperti keterbatasan sarana, koordinasi program, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan ekstrakurikuler karate di SMP Negeri 4 Kuripan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru pembina, dan peserta, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan dicapai melalui penerapan empat tahap sistematis: identifikasi program, penyediaan sarana, komunikasi aktif dengan orang tua, dan penyelesaian kendala operasional, yang dilengkapi dengan evaluasi rutin dan mekanisme sanksi bertahap. Strategi pengelolaan keterlibatan orang tua diimplementasikan dengan mengintegrasikan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) yang didukung komunikasi efektif. Kendala utama yang dihadapi meliputi penjadwalan, keterbatasan sarana-prasarana, dan motivasi siswa. Disimpulkan bahwa keberhasilan program ekstrakurikuler karate bergantung pada struktur manajemen internal yang baik, kemitraan strategis dengan orang tua, dan kemampuan sekolah dalam mengatasi tantangan operasional secara adaptif untuk menciptakan ekosistem pendukung yang holistik.
PENGARUH KEMAMPUAN MANAJEMEN KELAS GURU BERSERTIFIKASI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Jubaida F Abdullah; Rudi Hariawan; Lukmanul Hakim
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9897

Abstract

ABSTRACT Teachers who possess strong professional competencies are able to establish and sustain an effective and engaging learning environment that prevents students from feeling bored during the learning process. In addition, teachers can guide students in utilizing various learning resources, such as textbooks, printed materials, and digital technologies, which encourage students to think critically, explore information, and exchange ideas with their peers. Such learning conditions can stimulate students’ motivation and ultimately contribute to improved academic achievement. This study aims to examine the influence of certified teachers’ classroom management skills on students’ academic achievement at SMP Negeri 15 Mataram. In addition, the study seeks to analyze the effect of students’ learning motivation on their academic achievement, as well as to determine the combined effect of certified teachers’ classroom management ability and learning motivation on students’ learning outcomes. The research employed a quantitative approach using a correlational method. The results of the partial test indicate that the classroom management ability of certified teachers does not have a significant effect on students’ academic achievement, as indicated by a significance value of 0.633 (> 0.05). In contrast, students’ learning motivation has a significant effect on academic achievement with a significance value of 0.005 (< 0.05). Furthermore, the results of the F-test show that the calculated F value is 5.397, which is greater than the F-table value of 3.09 (5.397 > 3.09), with a significance level of 0.006 (< 0.05). The significance test of the F-change model also produced an F value of 5.397 with a significance level of 0.006 (< 0.05). These findings indicate that the regression model is statistically significant, meaning that the two independent variables simultaneously influence students’ academic achievement. ABSTRAK Guru yang memiliki kompetensi profesional mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, efektif, dan menyenangkan sehingga peserta didik tidak mudah merasa bosan selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, guru juga berperan dalam mengembangkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan berbagai sumber dan media pembelajaran, seperti buku, media cetak, maupun teknologi, sehingga siswa dapat berpikir kritis, berdiskusi, serta saling bertukar gagasan. Kondisi pembelajaran yang demikian diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan manajemen kelas guru yang telah bersertifikasi terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri 15 Mataram, mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, serta mengkaji pengaruh kedua variabel tersebut secara bersama-sama terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Berdasarkan hasil analisis uji parsial, diketahui bahwa variabel kemampuan manajemen kelas guru bersertifikasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,633 (> 0,05). Sebaliknya, variabel motivasi belajar terbukti berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 (< 0,05). Sementara itu, hasil uji simultan melalui uji F menunjukkan nilai Fhitung sebesar 5,397 yang lebih besar daripada F tabel sebesar 3,09 (5,397 > 3,09) dengan tingkat signifikansi 0,006 (< 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan signifikan secara statistik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa secara simultan kemampuan manajemen kelas guru bersertifikasi dan motivasi belajar memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar siswa.