Aulia Laily Zahrotun
Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM BUKU SENI MERAYU TUHAN DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGUATAN SPIRITUALITAS MAHASISWA Hawa Purnama Wati; Mar’atul Firdaus; Fathia ‘Ilma Nafi’a; Aulia Laily Zahrotun; Meida Dwi Saputri; Khonsa Latifa Nurrahmah
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.10665

Abstract

ABSTRACT Rapid social change in the digital era poses significant challenges to strengthening students’ spirituality, particularly within Islamic Religious Education (PAI), which is expected to adapt to the needs of younger generations who are increasingly engaged with visual, narrative, and reflective forms of learning. This study aims to describe and analyze the Islamic Religious Education values contained in Seni Merayu Tuhan by Husein Ja’far Al-Hadar and examine their relevance to strengthening students’ spirituality. This research employs a qualitative approach using a library research design through content analysis of the book and 15 relevant scholarly articles. The findings indicate that the book contains three main dimensions of PAI values: creed (aqidah), worship (ibadah), and moral character (akhlaq), which are presented in a narrative, humanistic, and contextual manner. These values contribute to strengthening students’ awareness of God, emotional stability, and the formation of moderate and empathetic character. In addition, the book is relevant as a contemporary PAI learning resource. The study concludes that a reflective da’wah approach can enhance students’ spirituality in the digital era. ABSTRAK Transformasi sosial yang dipicu oleh ekosistem digital menghadirkan situasi baru bagi pengembangan spiritualitas mahasiswa dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), terutama ketika budaya visual dan reflektif semakin dominan dalam keseharian generasi muda. Dalam konteks tersebut, kajian ini menelusuri muatan nilai keislaman dalam buku Seni Merayu Tuhan karya Husein Ja’far Al-Hadar sekaligus melihat kemungkinan relevansinya terhadap pembentukan spiritual mahasiswa. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan teknik analisis isi terhadap satu sumber utama dan 15 artikel ilmiah pendukung. Temuan kajian menunjukkan bahwa teks yang dianalisis mengandung tiga poros nilai PAI, yakni akidah, ibadah, dan akhlak yang disajikan dalam gaya naratif, humanis, serta kontekstual. Representasi nilai tersebut tidak hanya berhenti pada ranah konseptual, tetapi juga berkontribusi pada penguatan kesadaran ketuhanan, kestabilan emosi, serta pembentukan karakter mahasiswa yang lebih moderat dan empatik. Selain itu, buku ini diposisikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran PAI yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran kontemporer. Dari keseluruhan analisis, dapat dipahami bahwa pendekatan dakwah yang bersifat reflektif membuka ruang baru bagi penguatan spiritualitas mahasiswa di tengah arus digitalisasi.